Categories
KOTA AMBON

Besok, Vaksin Covid 19 Didistribusikan ke Kabupaten/Kota

AMBON- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku melalui Dinas Kesehatan, akan mendistribusikan vaksin Covid-19 buatan Sinovac Biotech ke sepuluh kabupaten/kota, mulai Senin (25/1/2021) dan Selasa (26/1/2021).

Juru bicara Program Vaksinasi Covid-19, Adonia Rerung menyampaikan, pendistribusian dari gudang peyimpanan (Instalasi Farmasi) mililk Dinas Kesehatan Provinsi Maluku di kawasan Karang Panjang mulai dilakukan pada pukul 13.00 Wit.

Untuk lima kabupaten yakni, Piru (Seram Bagian Barat), Masohi (Maluku Tengah), Bula (Seram Bagian Timur), Namlea (Buru) dan Namrole (Bursel), kata Rerung akan diberangkatkan menggunakan transportasi kapal fery.

“Besok kita akan mendistribusikan vaksin ke Piru, Bula dan Masohi. Dari gudang penyimpanan pukul 13.00 Wit mengunakan kapal fery. Kemudian untuk Pulau Buru kita kirim pukul 17.30 Wit,” jelas Rerung.

Selain transportasi laut, pendistribusian juga akan menggunakan transportasi udara yakni ke Kota Tual, Saumlaki (KKT), Langgur (Malra), Dobo (Aru) dan Tiakur (MBD).

” Untuk jalur udara, Tual, Langgur dan Tiakur diberangkatkan pada pukul 09.00 Wit. Sedangkam Dobo dan Saumlaki kami berangkatkan pada pukul 04.00 Wit,”tutupnya (humasmaluku)

Categories
KOTA AMBON

14.920 Vaksin Sinovac  Tahap II Tiba, 1.047 ASN Telah Dirapid Antigen, 10 Positif

AMBON- Sebanyak 14.920 dosis Vaksin Sinovac tiba di Bandara Internasional Pattimura Ambon, Sabtu pagi (23/1/2021).

Pasokan gelombang kedua vaksin tersebut diberangkatkan dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia, selanjutnya dibawa ke Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Maluku dengan pengawalan ketat aparat kepolisian.

Pengawalan melibatkn puluhan personil Brimob Polda Maluku, Polisi Umum dan Polisi Lalu Lintas Polda Maluku dipimpin langsung Kabag Pengendali Operasi (Dalops) Biro Operasi Polda Maluku, AKBP Legawa Utama.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, dr Meikyal Pontoh  menjelaskan, vaksin  tersebut masih diprioritaskan bagi tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19.

“Nanti kalau semua tenaga kesehatan sudah divaksin, dan ada sisa, baru diberikan kepada prioritas kedua, yakni pelayanan publik,” kata Pontoh.

Sementara itu, Juru bicara Satgas Covid 19, Dony Rerung mengatakan, vaksin gelombang II tersebut sesuai rencana akan didistribusi ke kabupaten/kota mulai Senin depan.

“Untuk jalur penerbangan ke sana, sedang kami cek jadwal keberangkatan pesawat,” jelas Rerung.

Sementara itu, berkaitan dengan pelaksanaan rapid antigen, Rerung mengatakan, sampai dengan hari hari ini (hari ketiga) sebanyak 1.047 Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi Maluku telah menjalani Rapid Antigen yang dilaksanakan pada tiga lokasi, yakni halaman parkiran Kantor Gubernur Maluku, Dinas Kesehatan Provinsi Maluku di Karang Panjang Ambon dan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi di Waihaong.

“Dari ribuan ASN yang sudah menjalani Rapid Antigen hingga hari ini,
tercatat sebanyak 10 orang dinyatakan positif,” ungkap Rerung.

Mereka yang positif sebut Rerung, selanjutnya dilakukan swab PCR.

“Kepada mereka yang dinyatakan positif sudah dilakukan pemediksaan swab.
Kemudian yang bersangkutan isolasi mandiri sambil menunggu hasil swab,”jelas Rerung.

Ia pun merincikan, 1.047 orang yang ikut rapid antigen, tersebar di Kantor Gubernur, sebanyak 396 orang  Dinas Kesehatan Provinsi Maluku 352 orang dan Ketahanan Pangan 299 orang.

“Di Kantor Gubernur positif 3 orang, Dinas Kesehatan 5 orang dan Ketahanan Pangan 2 orang yang positif,” tandas Dony.

Sebagaimana diketahui, kebijakan rapid antigen bagi ASN termasuk setiap tamu yang berkunjung di Kantor Gubernur untuk menekan laju penyebaran virus Corona, menyusul perkiraan pakar epidemiology yang memperkirakan  puncak positif Covid akan terjadi pada bulan Februari mendatang termasuk di Maluku.(humasmaluku).

Categories
KOTA AMBON

Masuki Proses Vaksinasi, 11 Mobil Ambulan Disiagakan

Lamongan,- Sebanyak 11 mobil ambulan jenis PSC-119 diseragkan oleh pihak Forkopimda Lamongan.

Penyerahan ambulan itu, dilakukan dalam rangka mendekati proses penyaluran vaksinasi. Selain ambulan, pihak Forkopimda juga melakukan berbagai persiapan, diantaranya adanya vaksinator, sarana dan prasarana hingga uji coba pendistribusian vaksin di setiap Kecamatan di Lamongan, Jawa Timur.

Dandim 0812/Lamongan, Letkol Inf Sidik Wiyono mengungkapkan jika Covid-19 di wilayah tugasnya, saat ini belum menunjukkan angka penurunan. Untuk itu, kata dia, berbagai langkah nantinya bakal dilakukan, termasuk adanya pemulihan masyarakat terdampak pandemi.

“Ambulan PSC 119 ini juga difungsikan untuk perawatan dan stabilisasi pasien. Sebab, di dalamnya juga terdapat peralatan kesehatan,” ungkap Sidik. Jumat, 22 Januari 2021.

Ia berharap, dengan adanya launching ambulan tersebut, bisa meningkatkan kesadaran masyarakat, terlebih untuk lebih patuh terhadap protokol kesehatan. “Adanya PPKM saat ini, harus betul-betul dipahami oleh masyarakat,” pungkasnya.

Categories
KOTA AMBON

Sekda Pimpin Rapat Kesiap-siagaan Menghadapi Ancaman Bencana Hidrometeorology

AMBON-Sekretaris Daerah Maluku Kasrul Selang, Kamis (21/1/2021), memimpin rapat untuk membahas kesiap-siagaan Provinsi Maluku menghadapi bencana alam hidrometeorology.

Sebagaimana diketahui, saat ini beberapa Provinsi di Indonesia tengah dihadapi bencana alam mulai dari banjir bandang, tanah longsor, angin puting beliung, gelombang laut, bencana gempa bumi dan peristiwa erupsi gunung berapi.

Untuk mengurangi dampak dari risiko bencana, maka Pemerintah Provinsi Maluku mengadakan pertemuan yang melibatkan unsur TNI, Polri, Stasiun Meteorologi, Stasiun Geofisika BMKG Ambon, Orari, BPBD, PMI serta dinas/instansi teknis terkait lainnya.

Sekda dalam arahannya mengatakan, rapat ini penting untuk meningkatkan sinergi dan koordinasi dalam hal manajemen kesiapan menghadapi bencana alam.

“Walupun saat ini, tidak terjadi bencana, tetapi tetap saja waspada. Dan untuk mengurangi resiko bencana, maka harus tetap menjadi perhatian seluruh dinas maupun instansi terkait lainnya dengan tetap berkoordinasi,” harap Sekda.

Sekda juga menyebutkan pentignya membentuk posko kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. “Nanti kita akan pikirkan, ya mungkin bisa juga di makodam. Kita juga akan buatkan semacam buku saku sebagai panduan kepada masyarakat apa yang harus dilakukan jika terjadi bencana,” tandas Sekda.

Pada kesempatan itu, dihadapan Sekda, mewakili Stasiun Meterologi, BMKG Kota Ambon, Emy Paays menyampaikan paparan terkait analisa dan prediksi cuaca di Provinsi Maluku. Menurutnya, secara klimatologi di Wilayah Maluku mempuyai musim yang berbeda di setiap wilayah. “Seperti pola curah hujan di beberapa wilayah. Untuk Pulau Buru, puncak hujan terjadi pada bulan Desember, Januari, Februari hingga Maret,” kata Emy.

Untuk SBT, kata Emy, puncaknya ada pada bulan April, Mei, Juni. Sedangkan mewakili Maluku Tengah (Kairatu dan Amahai) puncak hujannya berada pada bulan Juni, Juli, Agustus.

Dan wilayah di Maluku Bagian Tenggara hingga Barat Daya, pola hujannya mengikuti pola cuaca pada umumnya di Indonesia.

Ia menambahkan, untuk Kota Ambon, musim hujan terjadi pada bulan April hingga September. “Tetapi biasanya ada yang mulai pada April dan ada juga musin hujan yang mulai pada bulan Mei, tergantung dari gangguan cuaca secara global,” jelasnya.

Kemudian untuk musim kemarau, lanjut dia, ada pada bulan November hingga Februari mendatang. “Bulan Maret dan Oktober biasanya terjadi musim peralihan. Dan poetensi bencana yang biasnya terjadi selama musim kemarau yaitu terjadinya kebakaran hutan akibat dipicu oleh pengaruh fenomena global yaitu el nino,” ungkapnya.

Masih kata dia, pada bulan-bulan peralihan seperti Maret dan Oktober juga biasanya sering terjadi petir dan gelombang tinggi. “Sedangkan untuk musim hujan terutama puncak musim hujan, bencana yang sering terjadi yaitu banjir dan tanah longsor,” papa Emy.

Berkaitan dengan angin, untuk wilayah Maluku, sesuai hasil analisa, pada bulan Juni, kecepatan angin cukup kencang.

“Dan pada bulan Februari lebih kencang dari bulan Januari dan mulai melemah di bulan Maret,” tandasnya.
Sementara itu, mewakili stasiun Geofisika Kota Ambon, Lutfi Pary memaparkan terkait kondisi kegempaan di Maluku.

Dia menjelaskan, sampai dengan 19 Januari 2021 telah terjadi sebanyak 103 kali gempa di Maluku.
“Dari 103 kejadian sebanyak 3 kali dirasakan yaitu di Kairatu, SBB,” ungkap Lutfi.

Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri, apalagi Maluku termasuk wilayah rawan terjadinya gempa bumi.
“Sampai saat ini kita belum bisa memprediksi kapan terjadi bencana gempa bumi, namun kita bisa menghadapi atau mengantisipasi dengan mitigasi,” ungkap Lutfi.

Pihaknya juga kata Lutfi,memliki alat sensor jika terjadi gempa bumi.

“Alhamdulillah peralatan semua dalam kondisi baik, yang mendukung kami untuk menganalisa kegempaan, sehingga setelah kejadian sekitar 5 menit, infomasi gempa bumi dan tsunami sudah kami sebarkan melalui beberpa moda yang kami miliki. Salah satu moda yang kami miliki sudah kami pasang di kantor gubernur Maluku,” jelas Lutfi.
(humasmaluku)

Categories
KOTA AMBON

Selain ASN, Masuk Kantor Gubernur, Tamu Wajib Jalani Rapid Antigen

AMBON-Pemerintah Provinsi Maluku melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mulai hari ini, Kamis (21/1/2021) melakukan Rapid Antigen kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Lingkup Pemprov Maluku.

Rapid Antigen diwajibkan kepada seluruh ASN dan dilakukan secara bertahap. Ditargetkan pada akhir Februari 2021, tiga ribuan ASN lingkup Pemprov Maluku telah menjalani Rapid Antigen.

Demikian penjelasan Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid 19 Dony Rerung dalam jumpa pers di Kantor Gubernur Maluku, Kamis (21/1/2021) di Kantor Gubernur Maluku.

Menurutnya, Rapid Antigen diberlakukan untuk menekan laju konfirmasi positif Covid yang menurut pakar epidemiology, puncaknya akan terjadi di Maluku pada bulan Februari.

“Kemarin Pak Sekda telah memberikan petunjuk berdasarkan kajian, diduga nanti pada bulan Februari ini akan melonjak kasus Covid-19 dan secara nasional memang ada lonjakan,” kata Dony.

Dari hasil kajian secara nasional, kata Adonia, ada dugaan nanti bulan Februari 2021 akan menjadi masa puncak penyebaran Covid-19.

“Hari ini sudah dimulai. Jadi nanti akan dilakukan pemeriksaan rapid antigen bukan rapid antibodi. Kemudian jumlah pegawai di provinsi ada sekitar tiga ribuan yang berdomisili di Ambon akan mulai beraktivitas dengan kebijakan baru mulai tanggal 25 Januari sampai tanggal 28 Februari,”katanya.

Selain kebijakan rapid test antigen, jelas Rerung, Pemprov Maluku juga akan membatasi jumlah ASN yang bekerja di kantor, hanya 50 persen, sisanya tetap bekerja dari rumah.

Selanjutnya, pegawai yang bekerja wajib dilakukan pemeriksaan rapid antigen dan hasil pemeriksaan rapid antigen akan dibuktikan dengan mengantongi kartu.

” Jika dari hasil rapid antigen yang dilakukan dan ada ditemukan ASN yang positif, maka akan dilanjutkan ke tingkat swab,” jelasnya.

Rerung juga menjelaskan, selain ASN yang beraktivitas di Kantor Gubernur Maluku, para tamu yang berkunjung pun akan menjalani rapid test antigen, yang akan diberlakukan mulai 25 Januari mendatang.

“Kunjungan tamu juga akan diatur, jadi semua tamu juga wajib melakukan pemeriksaan antigen sebelum diterima dan akan dibuktikan juga dengan hasil pemeriksaan berupa kartu yang membuktikan yang bersangkutan sudah diperiksa rapid antigen,”jelasnya.

Kemudian untuk tamu, akan diatur jam kunjungannya untuk kedinasan setiap hari kerja dan untuk non kedinasan pada pukul 14.00 WIT sampai pukul 16.30 WIT.

Untuk lokasi pemeriksaan rapid test antigen akan dilakukan di Kantor Gubernur Maluku,  di Kantor Samsat Waihaong dan Dinas Kesehatan Provinsi Maluku.

“Target Pak Sekda, kita akan dapat sebanyak 1.500 pegawai untuk bisa diperiksa nanti sampai hari Minggu dan akan bekerja hari Senin dapan. Nanti sisanya akan diperiksa bertahap sesuai shiftnya untuk masuk jam hari kerja,”tutup Rerung (humasmaluku)

Categories
KOTA AMBON

Wali Kota Beri Penjelasan Terkait Rencana Hibah Lahan Bima

Kota Cirebon – Wali Kota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis SH memberikan penjelasan terkait proses rencana hibah lahan di kawasan Bima untuk Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ), di ruang Kanigaran Balaikota Cirebon, Kamis (21/1/2021).

Dijelaskan Azis, proses pinjam pakai lahan di Bima oleh UGJ, khususnya untuk Fakultas Kedokteran, telah dilakukan sejak 2018. Saat itu diizinkan selama satu tahun. “Selanjutnya pada 2019 yayasan UGJ kembali mengajukan permohonan pinjam pakai pemanfaatan lahan tersebut,” ungkap Azis.

la menambahkan, bahwa ada permohonan hibah lahan di kawasan Bima disampaikan oleh YPSGJ kepada Pemda Kota Cirebon dan diteruskan kepada DPRD Kota Cirebon untuk mendapat persetujuan namun sampai dengan saat ini belum diputuskan. “Kami menghormati proses yang sedang berjalan di DPRD Kota Cirebon melalui panitia khusus (pansus). “Jadi hibah itu belum ada, tegas Azis.

Mengenai mekanisme hibah aset, dijelaskan Azis, dimungkinkan dengan mengacu kepada Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pengelotaan Barang Milik Negara/ Daerah dan Peraturan Daerah Kota Cirebon Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah.

Azis menjelaskan, latar belakang Pemerintah Daerah Kota Cirebon merespon permohonan dari YPSGJ untuk hibah adalah semangat untuk membangun dan mendukung pengembangan dunia pendidikan, khususnya di Kota Cirebon. “Kami meyakini akan memberikan dampak positif kepada perkembangan dan pertumbuhan ekonomi, ujarnya.

YPSGJ sejak berdiri sampai dengan saat ini, baik secara langsung atau tidak langsung telah memberikan kontribusi besar kepada masyarakat Kota Cirebon, khususnya dalam bidang pendidikan dan sektor ekonomi pada umumnya.

Sementara terkait isu yang berkembang sejalan dengan proses rencana hibah ini, mengemuka nilai Rp29 miliar yang dikait kaitkan dengan proses ini. Azis memastikan isu tersebut sarna sekali tidak benar. (Adv).

Categories
KOTA AMBON

Gubernur Murad Ismail Launching Universitas Muhammadyah Maluku

AMBON- Gubernur Maluku Murad Ismail didampingi Pimpinan Muhammadyah  Maluku Abd. Haji Latua dan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XII Ambon Muhammad Bugis, Kamis (21/1/2021) me- Launching Universitas Muhammadyah Maluku (UNIMMA) yang berlangsung di Kampus UNIMMA, yang berlokasi di Wara, Air Kuning, Kota Ambon.

Launching yang dilakukan itu sebagai pertanda UNIMA sudah siap beroperasi di Maluku.

Dalam sambutannya Gubernur Maluku menyambut baik kehadiran UNIMMA dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) Maluku dan peluang orang untuk  berkuliah semakin terbuka lebih banyak.

“Atas nama Pemerintah Daerah Provinsi Maluku, saya menyambut gembira kehadiran Universitas Muhammadyah Maluku yang secara resmi telah memperoleh izin operasional, dari Kementerian Pendidikan Nasional,” kata Gubernur.

Gubernur berharap  kehadiran UNIMMA Maluku, dapat melengkapi keberadaan perguruan tinggi lainnya di Maluku, dan menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia (SDM) terutama di bidang kemaritiman.

Kehadiran UNIMMA Maluku, tentunya kata mantan Dankor Brimob Polri ini harus memberikan penguatan kepada universitas lainnya di Maluku. Artinya, pendidikan kita akan lebih berkualitas, karena masing-masing universitas akan membangun model mutunya sendiri, sebagai keunggulan yang mencirikan universitas dimaksud, sehingga terjadi kompetisi yanhg sehat, dalam memajukan SDM Maluku, yang kuat dan berdaya saing.

Ia menambahkan, melalui pembangunan SDM yang berkualitas, maka daerah bisa menjawab tantangan pembangunan berbasis masyarakat kepulauan, mendorong konektivitas antar pulau, mengurangi angka kemiskinan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mengangkat derajat kesejahteraan rakyat Maluku, secara signifikan dari waktu ke waktu.

“Dengan pendidikan yang berkualitas, kita dapat menyediakan sumber daya manusia yang bermutu, yang akan memberi kontribusi bagi pembangunan, peradaban dan masa depan Maluku yang lebih baik,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, gubernur juga menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Maluku dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi di Maluku.

“Meskipun kewenangan pengelolaan perguruan tinggi merupakan kewenangan pemerintah pusat,  namun saya berkomitmen bahwa Pemerintah Provinsi Maluku akan terus memberikan dukungan, dan perhatian terhadap pengembangan pendidikan tinggi di Maluku, sesuai kapasitas dan kemampuan anggaran yang tersedia,” ungkap Gubernur.

Oleh sebab itu, mantan Kapolda Maluku ini mengajak seluruh pimpinan perguruan tinggi di Maluku untuk terus meningkatkan komunikasi, koordinasi dan kolaborasi sebagai mitra strategis pemerinta daerah, dalam semua sektor
pembangunan di Provinsi Maluku.

“Hal ini akan terus dilakukan sebagai wujud usaha pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan di Maluku, agar bisa sejajar dengan provinsi-provinsi lainnya di Indonesia,” tandas Gubernur.

Turut hadir pada acara lainching, unsur Forkopimda Maluku, Sektaris Kota Ambon, A.G. Latuheru, Ketua UNIMMA Maluku Mohdar Yanlua, Rektor Unpatti dan Rektor Uninda.

Launching juga turut dihadiri Pimpinan Pusat Muhammadyah  Prof.Dr. Haidar Nasir yang memberikan arahan secara virtual. (humasmaluku)

Categories
KOTA AMBON

Tandatangani PK 2021, Ini Pesan Gubernur Murad Ismail

Ambon, – Gubernur Maluku Murad Ismail menghadiri acara penandatanganan Perjanjian Kinerja (PK) tahun 2021 dan Rapat Evaluasi Pembangunan tahun 2020, Senin, (18/1/2021) di lantai 7 Kantor Gubernur Maluku.

Turut hadir Sekda Maluku Kasrul Selang, Kepala BPKP Provinsi Maluku dan para pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Maluku.

Dalam acara ini, Gubernur dalam sambutannya menyampaikan dua pesan penting. Pertama, pimpinan OPD agar melakukan Penandatanganan Perjanjian Kinerja di tingkat OPD masing-masing antara eselon III dengan II, dan eselon IV dengan III.

Kedua, Gubernur menginstruksikan pimpinan OPD untuk melakukan penyesuaian Dokumen Perencanaan terutama pada Indikator dan Sasaran Rencana Strategis, yang harus disesuaikan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah tahun 2019-2024.

Pada kesempatan ini, Gubernur juga menjelaskan, bahwa dalam peraturan Menpan-RB Nomor 53 Tahun 2014, tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kerja Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviuw atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah, ditegaskan Perjanjian Kinerja adalah dokumen yang berisikan penugasan dari pimpinan instansi yang lebih tinggi, kepada pemimpin instansi yang lebih rendah untuk melaksanakan program disertai indikator kinerja.

“Selaku Gubernur, saya merasa bersyukur karena di awal tahun 2021 kita telah memulai langkah besar, berupa Penandatanganan Perjanjian Kinerja antara saya selaku gubernur dan saudara-saudara selaku pimpinan OPD, serta Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan tahun 2020 sebagai wujud komitmen bersama untuk meningkatkan integritas, akuntabilitas dan transparansi sebagai dasar evaluasi kinerja aparatur di lingkungan Pemda Maluku,” jelas Gubernur.

Menurut mantan Dankor Brimob Polri itu, melalui kegiatan ini masyarakat dapat melakukan penilaian terhadap berbagai keberhasilan maupun kegagalan, dalam pelaksanaan tugas aparatur dan juga sebagai dasar bagi dirinya, untuk memberikan sanksi jika terbukti lalai dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi dalam melaksanakan program yang telah ditetapkan.

“Tahun 2019 dan 2020 adalah dua tahun kepemimpinan saya selaku Gubernur Maluku, yang sama-sama telah kita lalui dengan hasil yang cukup baik. Terbukti dari hasil, dapat kita lihat dari rata-rata hasil Indeks Penyelenggaraan Pemprov Maluku tahun 2019-2020,” ujarnya.

Hasil Indeks Penyelenggaraan tersebut, lanjut Gubernur, yakni : Pertama, Opini Laporan Keuangan Tahun 2019, meraih hasil Wajar Dengan Pengecualian, dan meningkat Tahun 2020 dengan hasil Wajar Tanpa Pengecualian.

Kedua, Laporan Penyelenggaraan Pemda masih tetap memperoleh hasil dengan kategori tinggi atau baik. Ketiga, prestasi kinerja Pemda dengan hasil baik ini, dibuktikan dengan hasil Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah atau (SAKIP) Tahun 2019 kita yang meraih nilai cukup memadai dan meningkat di Tahun 2020 dengan nilai baik.

Keempat, Indeks Pembangunan Manusia Tahun 2020 dengan kecepatan rata-rata 69, 45 atau kategori cukup. Kelima, Indeks Reformasi Birokrasi Tahun 2020 dengan capaian rata-rata atau Cukup Memadai. Keenam, Indeks Gini Rasio Tahun 2020 dengan capaian 0,320 atau Kategori Ketimpangan Rendah.

“Atas keberhasilan ini, saya mengucapkan terima kasih dan mengharapkan keberhasilan ini hendaknya dipertahankan bahkan ditingkatkan di tahun 2021,” tutur Gubernur.

Pada kesempatan itu juga, Gubernur menyampaikan bila di Tahun 2020 pihaknya telah melakukan Refocusing untuk mendukung penanganan Covid-9 di Maluku.

“Berdasarkan hasil evaluasi terhadap realisasi pelaksanaan APBD Maluku tahun 2020 sebesar Rp 2,9 triliun, atau 75, 34 persen, dari total APBD Rp 3,8 triliun.
Sedangkan realisasi APBN tahun 2020 di Provinsi Maluku mencapai Rp 9,9 triliun atau  94,6 persen dari total APBN Rp 10,6 triliun,” tandas Gubernur. (humasmaluku).

Categories
KOTA AMBON

Sekda Pimpin Apel Siaga Pelatda PON XX Papua

AMBON- Sekretaris Daerah Maluku Kasrul Selang, memimpin Apel Siaga Pelatihan Daerah (Pelatda) Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua Tahun 2021 yang digelar Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Sabtu (16/1/2021), di Lapangan Merdeka, Ambon.

Apel bersama diikuti atlet dari 14 cabang olahraga, Pelatih, Satgas Pelatda PON, Pengurus KONI Maluku, Pengprov Cabor, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Maluku Sandi Wattimena dan Kepala Bapedda Maluku Djalaludin Salampessy.

Sebanyak 45 atlet yang dipersiapkan menuju PON XX pada bulan Oktober 2021 mendatang di Papua saat mengikuti apel pun bertekad untuk siap mengikuti pelatda sebagai ajang persiapan untuk berlaga di PON, pesta olahraga terbesar di Indonesia.

Dalam arahannya Sekda terus memberikan motivasi kepada para atlet untuk tetap semangat berlatih dalam meraih prestasi dalam ajang PON XX mendatang.

” PON kali ini berbeda jika dibandingkan dengan PON-PON sebelumnya, akibat pandemi covid 19

Butuh perjuangan yang luar biasa. Disaat inilah semangat kita semua diuji,” ungkap Kasrul.

Menurut Sekda, para atlet yang telah lolos ke PON, bukan atlet-atlet biasa saja. Lolosnya para atlet-atlet ini, kata Sekda tentunya sudah melalui berbagai kualifikasi, apakah itu melalui zonasinya maupun kualifikasi per cabang olahraga sesuai dengan kebijakan dari pengurus induk olahraga yang bersangkutan.
“Kalian yang lolos pastinya sudah luar biasa. Sama halnya dengan atlet yang akan menjadi kompetitor pada PON,” kata Sekda.

Untuk itu, Sekda berharap, atlet-atlet Maluku harus terus memotivasi diri dengan berlatih agar bisa mengukir prestasi di pesta olahraga terbesar di Indonesia ini.

“Secara fisik teman- teman kita yang nanti menjadi kompetitor pasti bekerja luar biasa. Tidak mungkin mereka biasa-biasa saja. Mereka juga luar biasa, sehingģa kita  juga harus lebih memotivasi diri untuk terus berlatih,” tandas Sekda.

Pada kesempatan itu Sekda juga berharap, pelaksanaan apel siaga Pelatda mampu menggaungkan kebangkitan olahraga di Maluku melalui perhelatan PON XX Papua.

“Jadi harus ada baliho-baliho yang dipajang untuk mengajak masyarakat Maluku mendukung para atlet yang akan berjuang sebagai patriot olahraga di gelaran PON Papua Oktober mendatang,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Maluku, Tonny Pariela mengatakan, Maluku menurunkan 45 atlet pada 14 cabang olahraga di PON XX Papua.

“Rinciannya, jumlah atlet sebanyak 45 orang, pelatih 19 orang, teknksi 5 orang,” jelas Pariela.

Sesangkan 14 abang olahraga (cabor) masing-masing,  Anggar, Atletik, Balap Motor, Catur, Dayung, Layar, Karate, Kempio, muaytai, Panjat Tebing, Selam, Tinju, Taekwondo dan Wushu.

“Target kita di PON Papua nanti kita bisa meraih 8 medali emas, 14 perak dan 12 perunggu,” tandas Pariela (humasmaluku)

Categories
KOTA AMBON

Setelah Divaksin, Gubernur Murad Ismail Yakinkan Vaksin Sinovac Halal dan Aman

Gubernur Maluku Murad Ismail dan Sekretaris Daerah Maluku Kasrul Selang, menjadi orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19 produksi Sinovac, Jumat (15/1/2021), yang dipusatkan di RSUP Dr. Johanes. Leimena, Kota Ambon.

Vaksinasi juga diikuti oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama dan tenaga medis.

Sebelum disuntik vaksin, Gubernur menjalani screening hasilnya, tekanan darah orang nomor satu di provinsi Maluku ini naik menjadi 153/88 mmHg, sehingga tidak dapat disuntik vaksin untuk sementara waktu.
Tim Kesehatan RSUP Dr. J. Leimena kemudian mengarahkan Gubernur untuk menunggu sejenak selama 30 menit, guna selanjutnya discreening kembali tekanan darahnya. Demi menjadi orang pertama yang bisa menerima vaksin, gubernur tetap mengikuti arahan tim medis.

Alhasil, setelah 30 menit kemudian, tekanan darah mantan Dankor Brimob Polri ini kembali normal menjadi 130/88 mmHg, sehingga langsung menjalani vaksinasi.

Menjadi orang pertama yang divaksin, Gubernur berharap masyarakat bisa yakin akan keamanan dan kehalalalan vaksin.

Pada kesempatan itu, Gubernur menghimbau agar masyarakat tidak terprovokasi oleh isu negatif atau hoax tentang vaksin yang selama ini banyak beredar.

“Kami-Kami yang melaksanakan vaksin pertama di Maluku pada hari ini, bermaksud untuk memberikan contoh dan keyakinan kepada seluruh masyarakat, bahwa vaksin ini aman dan halal, sebagaimana vaksin yang dipakai oleh bapak presiden, dengan pejabat negara lainnya,” ungkap Gubernur.

Pelaksanaan Vaksin Perdana di Provinsi Maluku, pada ini, kata Gubernur, merupakan momentum yang yang sangat penting, bukan saja di Maluku, tapi di Indonesia, bahkan di seluruh dunia.

Menurut Gubernur, pandemi covid-19 sangat berdampak pada sektor ekonomi dan sosial, serta menguras begitu banyak energi, dan merubah perilaku kita secara signifikan.

“Saya berharap kehadiran vaksin covid-19 ini, menjadi momentum untuk kebangkitan ekonomi, dan pembangunan serta kembalinya kehidupan normal, yang berangsur-angsur membaik.

Dijelaskan, pada periode pertama ini, seluruh SDM kesehatan akan di vaksin terlebih dahulu.

“Maka sekali lagi saya mengapresiasi kerja, perjuangan, dan pengabdian, yang begitu luar biasa kepada seluruh tenaga kesehatan, yang menjadi garda terdepan dalam urusan kesehatan masyrakat, mulai dari dari awal pandemi hingga saat ini,” imbuhnya.

Setelah itu, pemberian vaksin akan dilanjutkan kepada TNI/Polri dan ASN, yang bertugas pada pelayanan-pelayanan publik, kemudian para lansia, serta kelompok masyarakat lainnya sampai akhir tahun 2021, yang ditargetkan minimal 2/3 masyarakat Maluku sudah di vaksin.

“Vaksinasi ini, sangat perlu dan harus. Untuk itu, saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Maluku, jangan percaya dengan informasi yang tidak dapat dipertanggung-jawabkan atau hoax, namun mintalah informasi dari saluran-saluran resmi, yang dapat dipertanggung-jawabkan kebenarannya,” imbau Gubernur.

Mantan Kapolda ini memerintahkan kepada seluruh OPD, dan instasi vertikal yang ada di Maluku, untuk terlibat secara aktif, dalam upaya-upaya sosialisasi dan edukasi untuk mensukseskan vaksinasi covid-19 ini.

“Saya ingatkan kembali kepada kita semua, sebelum 2/3 masyarakat divaksin, maka kita masih tetap harus mematuhi protokol kesehatan, yaitu, dengan tetap rajin mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan,”tandas Gubernur.

Sebelum mengakhiri arahan, Gubernur juga mengucapkan terimakasih, kepada para vaksinator, Dirut RSUP Leimena dan jajarannya, serta seluruh tenaga kesehatan dan penunjang tenaga kesehatan, yang terlibat dalam kegiatan vaksinasi. (humasmaluku)