Satu Rumah Warga di Desa Sawai Ambruk ke Laut, Ini Penyebabnya

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Satu rumah warga di Desa Sawai, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah ambruk dan tenggelam ke laut setelah gempa susulan 3,4 magnitudo mengguncang wilayah tersebut pada Jumat dinihari (5/11/2021) Pukul 04.34 WIT.

Rumah warga yang ambruk dan tenggelam ke laut itu merupakan jenis rumah gantung yang berada tepat di atas laut di dekat pesisir pantai desa tersebut.

“Betul ada satu rumah milik keluarga Umnagai di sini yang ambruk setelah gempa susulan tadi subuh,” kata warga setempat Fabio Mukadar saat dihubungi Kampiun.co.id dari Ambon, Jumat.

Dia mengaku saat gempa utama berkekuatan 5,9 magnitudo yang mengguncang wilayah tersbeut pada Kamis kemarin, rumah tersebut juga mengalami kerusakan.

“Jadi itu sebenarnya sudah dari kemarin itu, pas ada gempa susulan langsung roboh,” katanya.

Saat ini pemilik rumah dan keluarganya tak bisa lagi menempati rumah tersebut dan mengungsi ke rumah kerabat mereka.

“Pemilik rumah tidak bisa tinggal lagi kondisi rumah sudah seperti itu,” ujarnya.

Kepala badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maluku Tengah Abdul Latif Kei mengakui rumah warga yang ambruk ke laut itu dipicu oleh adanya gempa susulan berkekuatan 3,4 magnitudo yang mengguncnag wilayah tersebut tadi subuh.

Baca Juga :   Pengungsi Gempa: Kami Butuh MCK dan Air Bersih, Itu yang Penting

“Iya. Ada satu rumah warga yang ambruk ke laut setelah gempa susulan tadi subuh,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, gempa berkekuatan 5,9 magnitudo mengguncamg kabupaten Maluku Tengah pada Kamis (4/11/2021) sekira Pukul 11.42 WIT.

Gempa tersebut berada pada lokasi 2.81 Lintang Selatan dan 129.34 Bujur Timur atau berjarak 16 kilometer bagian barat Wahai dan 27 kiolmeter timur laut Sawai, Maluku Tengah dengan pusat gempa berada 10 kilometer dibawah permukaan laut.

Baca Juga :   Gempa 4,1 Magnitudo Guncang Kepulauan Banda, Tak Berpotensi Tsunami

Akibat gempa tersbeut, belasan rumah warga di Desa Sawai, Kecamatan Seram Utara, Maluku Tengah mengalami kerusakan.

Badan meteorology Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa tersebut dipicu oleh aktivitas sesar naik Seram Utara.

Berdasarkan hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi itu juga memiliki mekanisme pergerakan geser naik atau Oblique Thrust Fault.  (KPL)

 

 

Berita Terkini

Seleksi CPNS, 19 Nama Putra Daerah Maluku Dikirim ke Kejagung RI

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Sebanyak 19 nama Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkup Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) Tahun 2021 khusus...

Berita Terkait