KPK Minta Kepala Daerah di Maluku Tepati Janji Kampanye

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron mengingatkan seluruh kepala daerah di Maluku untuk wujudkan janji kampanye kepada rakyat di di daerahnya masing-masing.

Janji kampanye yang menjadi tujuan dan visi kepala daerah, menurut Ghufron, akan sulit terwujud jika kepala daerah tidak mampu menghadapi musuhnya.

“Siapa itu musuh Gubernur? Musuh Gubernur bukan KPK, Polda, Kejati atau DPRD. Musuh visi Gubernur adalah korupsi,” tegas Ghufron dalam Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi di Provinsi Maluku, yang berlangsung di Kantor Gubernur Maluku, Kamis (4/11/2021).

Ghufron memaparkan korupsi berdampak pada berbagai sendi kehidupan termausk merusak pasar, harga dan persaingan yang sehat. Korupsi kata Ghufron juga dapat merusak proses demokrasi, meruntuhkan hukum, melanggar HAM, dan menurunkan kualitas hidup serta pembangunan berkelanjutan.

Ghufron berharap agar kepala daerah di Maluku dapat memiliki kesadaran dan kontrol diri untuk tidak memanfaatkan kewenangan sebagai pejabat publik dan keuangan daerah yang disebutnya sebagai musuh internal kepala daerah dalam melakukan pembangunan.

Sementara, musuh eksternalnya menurut Ghufron adalah lingkungan kepala daerah yaitu pihak-pihak ingin memanfaatkan posisi kepala daerah.

“KPK mencatat 152 kepala daerah pelaku korupsi berdasarkan data penanganan perkara KPK pada 2004 – 31 maret 2021. Kami berharap jumlah ini tidak bertambah,” ujar Ghufron.

Baca Juga :   Maluku - Jatim Teken Misi Dagang, Murad Harap UMKM Maluku Dapat Mengisi Pasar Jatim

Lebih lanjut Ghufron meminta kepala daerah di Maluku untuk meningkatkan skor Monitoring Center for Prevention (MCP) sebagai indikator capaian upaya pencegahan korupsi di wilayahnya masing-masing.

“Capaian MCP wilayah Maluku hingga Oktober 2021 rata-ratanya sebesar 36,29. Angka ini masih  berada di level tengah dari capaian rata-rata nasional. Saya minta terus ditingkatkan sampai akhir tahun,” kata Ghufron.

Pada rangkaian rapat koordinasi ini KPK juga menyaksikan penandatanganan komitmen bersama 12 kepala daerah terkait program pemberantasan korupsi terintegrasi pemerintah daerah di wilayah Maluku.

Baca Juga :   Hari Jadi Provinsi Maluku, Gubernur Minta Pemuda Jaga Idealisme

Adapun komitmen ditandatangani para kepala daerah di Maluku yakni implementasi pencegahan korupsi dan perbaikan tata kelola pada area perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, perizinan, Pengawasan oleh APIP, Menejemen ASN, Menejen Aset daerah, optimasliasasi pajak daerah dan tata kelola keuangan.

Kedua, mengoptimalkan upaya peningkatan pendapatan pajak daerah melalui pengalian potensi dan pemgembangan inovasi pajak.

Ketiga, mengoptimlakan kembali upaya penatausahaan, pengamanan dan penyelesaian permasalahan barang milik daerah melalui program sertifikasi, peneritban dan pemulihan aset daerah. Serta mengembalikan semua aset negara/ daerah segera setelah selesai menjabat seuai aturan yang berlaku.

Keempat, mengimplementasikan seluruh program penanganan Covid-19 secara akuntabel dan terhindar dari praktik korupsi.

Kelima mengimplementasikan materi antikorupsi pada setiap jejaring pendidikan.

Keenam, mengimplementasikan seluruh rencana aksi program pemberantasan korupsi yang terintegrasi secara konsisten dan berkelanjutan.

Gubernur Maluku Murad Ismail, memastikan Pemprov Maluku siap untuk melaksanakan langkah-langkah pencegahan korupsi di wilayah provinsi yang dipimpinnya itu.

“Kami instruksikan seluruh jajaran aparatur provinsi, kabupaten, kota untuk menindaklanjuti komitmen antikorupsi ini dengan melakukan langkah-langkah terstruktur dan sistematis guna mencegah dan memberantas korupsi dalam bentuk apapun,” tegasnya. (KPL)

Baca Juga :   Hari Jadi Provinsi Maluku, Gubernur Minta Pemuda Jaga Idealisme

Berita Terkini

Seleksi CPNS, 19 Nama Putra Daerah Maluku Dikirim ke Kejagung RI

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Sebanyak 19 nama Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkup Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) Tahun 2021 khusus...

Berita Terkait