6 Jam Diperiksa, Sekda SBB Resmi Ditahan di Rutan Ambon   

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Mansyur Tuharea resmi ditahan di Rutan Kelas II A Ambon, Rabu (10/11/2021) sore.

Sebelum dijebloskan ke sel tahanan, Masnyur terlebih dahulu menjalani pemeriksaan selama kurang lebih enam jam lamanya oleh penyidik Kejati Maluku.

Mansyur diperiksa terkait perannya dalam kasus dugaan korupsi anggaran belanja langsung pada Sekretariat Daerah SBB Tahun 2016-2017 senilai Rp 8,5 miliar.

Usai menjalani pemeriksaan, Mansyur langsung digirim petugas Kejati Maluku menuju mobil tahanan yang berada di halaman parkir kantor Kejati Maluku.

Mansyur menjalani pemeriksaan oleh penyidik kurang lebih enam jam lamanya sejak Pukul 11.00 WIT hingga Pukul 17.30 WIT.

Selama diperiksa Mansyur dicecar sebanyak 40 pertanyaan seputar perannya dalam kasus dugaan korupsi anggaran belanja langsung senilai Rp 8,5 miliar.

Adpidsus Kejati Maluku, Muhamad Rudi mengatakan tersangka Mansyur akan menjalani penahanan selama 20 hari ke depan di Rutan Kelas II A Ambon.

“MT jabatannya sekretaris daerah Kabupaten Seram Bagian Barat.  Tadi ada 40 pertanyaan sebelum dilakukan penahanan dan akan ditahan selama 20 hari kedepan terhitung mulai hari ini,” kata Rudi kepada waratwan di Kantor Kejati Maluku.

Baca Juga :   Motif Pembunuhan 2 Warga Tanimbar Terungkap, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Menurut Rudi dari hasil pemeriksaan dan sejumlah alat bukti, tersangka Mansyur diduga terlibat dalam kasus korupsi belanja langsung pada Sekretariat Daerah SBB Tahun 2016-2017 senilai Rp 8,5 miliar sesuai hasil audit Inspektorat Maluku.

“Beliau (tersangka) diduga menyalahi kewenangan dan jabatannya. Ditetapkan sebagai tersnagka dalam perkara dugaan penyalahgunaan dana operasonal sebesar Rp 8,5 miliar,” ujarnya.

Sebelumnya, empat tersangka dalam kasus ini telah lebih dulu dijebloskan ke Lapas Kelas II A Ambon pada Snein (8/11/2021) dua hari lalu.

Keempat tersangka yang ditahan itu yakni mantan caretaker bupati SBB Ujir Halid, eks Kepala bagian Keuangan Ampi Niak dan mantan Bendahara Setda SBB Rafael Tamu serta Adam Pattisahusiwa. (KPL)

Baca Juga :   Motif Pembunuhan 2 Warga Tanimbar Terungkap, Pelaku Terancam Hukuman Mati

 

Berita Terkini

Seleksi CPNS, 19 Nama Putra Daerah Maluku Dikirim ke Kejagung RI

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Sebanyak 19 nama Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkup Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) Tahun 2021 khusus...

Berita Terkait