2 Tersangka Korupsi KMP Marsela Resmi Nginap di Bui

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Dua dari tiga orang tersangka kasus dugaan korupsi anggaran operasional pengelolaan KMP Marsela di Kabupaten Maluku Barat Daya Tahun Anggaran 2016 dan 2017 resmi ditahan Penyidik Kejaksaan Tinggi Maluku, Jumat sore (5/11/2021).

Kedua tersangka yang resmi ditahan itu yakni LT dan JJL. Adapun tersangka BTR belum ditahan karena sedang sakit.

“Untuk perkara dugaan penyimpangan pengelolaan KMP Marsela sore ini tim penyidik telah resmi menahan dua tersangka yakni  LT dan JJL,”kata Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejaksaan Tinggi Maluku kepada wartawan Jumat sore.

Tersangka LT diketahui merupakan mantan Pelaksana tugas (Plt) Direktur PT Kalwedo. Sedangkan tersangka JJL merupakan mantan Direktur Keuangan PT Kalwedo.

PT Kalwedo sendiri merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang mengelola operasional KMP Marsela.

Kedua tersangka resmi ditahan setelah sempat menjalani pemeriksaan oleh penyidik di Kantor Kejati Maluku selama kurang lebih tiga jam.

Setelah pemeriksaan, kedua tersangka langsung dibawa petugas dengan mobil tahanan. LT akan menjalani penahanan di Lapas Kelas II Ambon sedangkan JJL menjalani penahanan di Lapas Perempuan kelas III A Ambon.

“Kedua tersnagka akan menjalani penahanan hingga 20 hari kedepan,” ujarnya.

Baca Juga :   Tolak Pilkades, Warga Kamariang Blokade Jalan, Lalulintas Lumpuh 9 Jam

Untuk diketahui KMP Marsela telah mengalami keruskaan dan sudah tidak lagi beroperasi sejak 2016. Meski begitu, terindikasi sejumlah pejabat di PT Kalwedo menjadikan kondisi ini untuk menikmati dana subsidi dari Kementerian Perhubungan.

Untuk tetap mendapatkan dana subsidi, oknum pejabat PT Kalwedo membuat laporan palsu pelayaran KMP Marsela. Mereka melakukan rekayasa  tanda tangan dari sejumlah pihak  di antaranya Syahbandar. Tanda tangan ini digunakan sebagai bukti bahwa armada penyeberangan antarpulau itu ini masih beroperasi.

Adapun dalam kasus ini kerugian negara berdasarkan hasil perhitungan BPKP Provinsi Maluku mencapai Rp 2,1 miliar. (KPL)

Baca Juga :   Sambut Lailatul Qadar, Masyarakat Hualoy-Tomalehu Hatam Al Quran 36 Kali Dalam Semalam

 

Berita Terkini

Seleksi CPNS, 19 Nama Putra Daerah Maluku Dikirim ke Kejagung RI

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Sebanyak 19 nama Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkup Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) Tahun 2021 khusus...

Berita Terkait