2 Desa Terlibat Bentrok, Bupati Malteng Minta Warga Menahan Diri

Baca Juga

AMBON,AMPIUN.CO.ID-Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua meminta warga Desa Tamilow dan Desa Sepa yang terlibat bentrok agar dapat menahan diri dan tidak terpancing dengan berbagai isu provokatiif.

Abua meminta warga kedua desa  dapat menahan diri dan tidak mudah terprovokasi agar masalah yang sedang dihadapi bisa dapat segera diselesaikan.

“Saya imbau warga kedua desa agar dapat menahan diri,” kata Abua kepada kampiun.co.id, Selasa (2/11/2021).

Untuk mengantisipasi adanya bentrok susulan, saat ini ratusan aparat gabungan TNI Polri sudah dikerahkan ke perbatasan kedua desa.

Abua mengaku kondisi keamanan di kedua desa saat ini sudah semakin membaik. Meski begitu warga kedua desa masih menutup jalan dan melakukan razia.

“Untuk sementara jalan-jalan masih palang, ya itu biasa lah masih pele-pele (palang) jalan. Tapi pergerakan dari Brimob dan TNI sudah melakukan pengamanan aparat sudah ada, antisipasi jangan sampai ada saling serang,” ungkapnya.

Ia memastikan setelah situasi benar-benar mereda, pemerintah kabupaten Maluku Tengah akan mengundang kedua belah pihak yang terlibat bentrok untuk duduk bersama guna mencari solusi pemecahan masalah yang mereka hadapi.

“Tetap harus dimediasi, dan itu akan kita lakukan segera,” kata Abua.

Bentrok antara warga Desa Tamilow dan Sepa, Kecamatan Amahai Kabupaten Maluku Tengah pecah di perbatasan kedua desa pada Senin (1/11/2021).

Baca Juga :   Bupati Abua Perintah Kadis Kesehatan Tes Swab Keluarga Pengambil Paksa Jenaza Covid-19 di RSUD

Bentrokan kedua desa tersebut dipicu oleh saling klaim atas batas tanah di perbatasan kedua desa bertetangga tersebut.

Dalam bentrokan itu kedua warga saling serang dengan menggunakan parang, tombak dan panah. Polisi yang berusaha menghalau kedua kelompok warga sempat mengeluarkan tembakan peringatan dan gas air mata, namun massa tetap bentrok.

Dalam bentrokan itu seorang warga meninggal dunia dan sembilan lainnya luka-luka terkena panah. Belasan sepeda motor warga dan dua rumah milik warga yang berada di kebun juga dibakar massa. (KPL)

Baca Juga :   Bupati Abua Perintah Kadis Kesehatan Tes Swab Keluarga Pengambil Paksa Jenaza Covid-19 di RSUD

Berita Terkini

Seleksi CPNS, 19 Nama Putra Daerah Maluku Dikirim ke Kejagung RI

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Sebanyak 19 nama Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkup Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) Tahun 2021 khusus...

Berita Terkait