Takut Tsunami dan Gempa Susulan, Warga Tehoru Mengungsi ke Pegunungan

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Warga sejumlah desa di Kecamatan Tehoru dan Teluti, Kabupaten Maluku Tengah memilih mengungsi ke lokasi ketinggian dan perbukitan setelah gempa berkekuatan 5,3 magnitudo mengguncang wilayah tersebut pada Senin malam (4/10/2021) sekira Pukul 23.28 WIT.

Warga panik dan akhirnya memilih meninggalkan rumah-rumah mereka lantaran gempa yang mengguncang wilayah itu sangat kuat dirasakan getarannya.

“Saat ini banyak warga Tehoru yang telah mengungsi ke pegunungan dan lokasi ketinggian,” kata Sekretaris Desa Tehoru, Subhan Kinlihu kepada saat dihubungi dari Ambon, Senin malam.

Dia menjelaskan, banyak warga yang panik ikut mengungsi sambil membawa barang-barang berharga. Umumnya warga yang mengungsi adalah perempuan, anak-anak dan orangtua.

“Banyaks ekali yang sduah mengungsi ke pegunungan, mereka juga membawa barang-barang,” ujarnya.

Abu, salah seorang warga lainnya mengaku ia dan keluarganya terpaksa memilih mengungsi dari rumah mereka karena takut kejadian tsunami kembali terjadi di desa tersebut.

Sebelumnya pada 16 Juni 2021 lalu gempa berkekuatan 6,1 magnitudo juga mengguncang Kecamatan Tehoru hingga menyebabkan banyak rumah warga mengalami kerusakan.

Beberapa saat setelah gempa besar itu terjadi, gelombang tsunami setinggi 0,5 meter sempat menyapu pssisir pantai di sepanjang desa tersebut.

Baca Juga :   16 Kali Gempa Susulan Guncang Tehoru hingga Tengah Malam

“Kami dan banyak warga di sini sudah ke gunung karena takut gempa susulan dan tsunami,” ujarnya saat dihubungi secara terpisah.

BMKG telah memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Abu mengaku mereka sangat khawatir karena gempa tersebut terjadi di malam hari. Karena itu dia dan banyak warga lainnya terpaksa memilih mengungsi ke lokasi aman.

“Apalagi ini malam hari kita tidak menginginkan itu tapi kalau sesuatu terjadi ini sangat berbahaya jadi sebaiknya kita ikhtiar saja,” ujarnya.

Baca Juga :   Gempa Berkekuatan 4,9 Magnitudo Guncang MBD, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa yang dirasakan sangat kuat getarannya itu berada pada titik koordinat 3.53 Lintang Selatan dan 129.64 Bujur Timur atau berjarak 23 kilometer tenggara Tehoru dan 67 km bagian selatan Kobisonta dengan
kedalaman 10 kilometer dibawah permukaan laut.

Selain diraskaan di Tehoru dan Teluti, gempa tersebut juga ikut diraskaan getarannya di Kota Masohi hingga Pulau Saparua.

Sejauh ini belum ada laporan resmi mengenai dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut. (KPL)

Berita Terkini

Pesan Mengharukan Briptu Elizer ke Istri Sebelum Ditemukan Tewas Gantung Diri

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Seorang Anggota Satlantas Polres Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku Briptu EB (28) alias Elizer ditemukan tewas diduga bunuh...

Berita Terkait