Sumbang 3 Medali Emas di PON Papua, Atlet Dayung Maluku Terlantar Saat Tiba di Bandara Pattimura

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Tim dayung Maluku bersama sejumlah atlet dayung yang sukses meraih enam medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua terlantar saat tiba di Bandara Internasional Pattimura Ambon, Rabu (13/10/2021) pagi.

Para atlet dayung dan pelatih yang berjumlah belasan orang ini terlantar di bandara Pattimura setibanya dari Makassar, Sulawesi Selatan.

Tim dayung Maluku ini kembali ke Ambon setelah berhasil membawa pulang tiga medali emas, dua perak dan satu perunggu di PON Papua.

Rombongan terlantar selama beberapa jam lantaran tidak ada yang jemput mereka baik dari pemerintah provinsi Maluku maupun pengurus Komite Olahraga Nasional (KONI) setempat.

Peristiwa tidak mengenakan itu pun viral di media sosial setelah atlet dayung Chelsea Corputty, yang juga peraih emas di PON Papua mengunggah video siaran langsung di akun facebooknya saat rombongan tiba di bandara Pattimura Ambon.

“Halo guys kita pulang dari PON kita cari jalan sandiri guys. Ini atlet terlantar guys. Adoooo kasihan lawang (sungguh kasihan) Maluku ee,” kata Chelsea Corputty dalam siaran langsung di akun facebooknya Chelsea Corputty.

Baca Juga :   Tim Pemburu Buronan Ringkus Jhon Latuconsina di Jogja

Dalam video siaran langsung itu, Chelsea sempat mengambil gambar sejumlah atlet dayung dan juga tim opicial yang tampak kebingungan di bandara Pattimura. Chelsea juga sempat merekam La Memo atlet dayung yang menyumbang dua medali emas untuk Maluku.

“Memo pulang ka Osi (Pulau Osi, Seram Bagian Barat) cari jalan sendiri. Sampe sini katong (kita) seng (tidak) dapa jemput,” kata Chelsea sambil tertawa.

Dalam video siaran langsung itu, banyak warganet yang ikut nimbrung menyayangkan sikap pemprov Maluku dan juga KONI Maluku karena tidak menjemput para atlet dayung yang telah menumbang 3 medali emas, dua perak dan satu perunggu untuk Maluku tersebut.

Baca Juga :   Tim Pemburu Buronan Ringkus Jhon Latuconsina di Jogja

Chelsea juga sempat menjawab sejumlah pertanyaan dan kekesalan warganet atas kejadian yang menimpa tim dayung Maluku tersebut.

“Sudah sampai tapi seng (tidak) ada yang jemput, cari jalan masing-masing,” katanya.

Video siaran langsung berdurasi 8 menit 41 detik ini pun kini telah dibagikan kembali oleh oleh ratusan warganet.

Terkait masalah tersebut, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sandi A. Wattimena yang dikonfirmasi wartawan mengaku pihaknya telah menjemput para atlet dan tim dayung Maluku di Bandara Pattimura.

Meski begitu Sandi mengakui penjemputan para atlet dan tim dayung Maluku itu sempat mengalami keterlambatan.

Ia pun meminta agar masalah tersebut tidak perlu dibesar-besarkan.

“Masalah tidak usah dibesar-besarkan. Tadi KONI sudah jemput pakai mobil bus PD Panca Karya. Hanya saja datangnya terlambat,” kata Sandi via telepon seluler.

Ketua Pengprov PODSI Maluku, Anos Yeremias mengaku sangat menyayangkan kejadian yang menimpa rombongan tim dayung Maluku tersebut.

Menurutnya, lebih dari satu jam lamanya rombongan dayung Maluku terlantar di Bandara Pattimura karena tidak ada yang menjemput mereka.

Baca Juga :   Minta Warga tak Gelar Konvoi di Malam Takibiran, Kapolda: Konvoi Bisa Memicu Keributan

“Tidak ada penjemput dari KONI atau Pemprov, hanya tiga sopir yang bawa bis untuk menjemput rombongan,” katanya kepada wartawan saat dikonfirmasi.

Anos sendiri tidak datang bersama rombongan tim dayung karena berbeda pesawat saat di Bandara Sultan Hasanudin Makassar. Ia baru bertolak ke Ambon setelah satu jam pesawat yang ditumpangi rombongan dayung Maluku tiba di Ambon.

“Saya tiba di bandara Pattimura selisih satu jam lebih tapi masih ketemu rombongan di bandara,” kesalnya. (KPL)

Berita Terkini

Pesan Mengharukan Briptu Elizer ke Istri Sebelum Ditemukan Tewas Gantung Diri

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Seorang Anggota Satlantas Polres Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku Briptu EB (28) alias Elizer ditemukan tewas diduga bunuh...

Berita Terkait