Sosok Ideal Sekretaris Kota di Mata Wali Kota Ambon  

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Seleksi terbuka pejabat pimpinan tinggi pratama untuk Sekretaris Kota (Sekot) Ambon, Kepala Dinas Pendidikan, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan  Persampahan mulai dilakukan, Senin, (18/10/2021).

Tercatat ada pejabat yang akan berebut kursi sekretaris kota Ambon yang akan ditinggalkan Anthony Gustav Latuheru.

Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy pun menyampaikan pandangannya tentang sosok ideal Sekretaris Kota Ambon yang pantas menggantikan Anthony Gustav Latuheru.

Menurut Richard sosok sekratris kota Ambon ideal kedepan harus memiliki dua kemampuan  utama yang harus dikuasai, yakni Teknologi Informasi (IT) dan semangat keberlanjutan (suistainable) dalam pembangunan.

“Kita diperhadapkan sebuah realita kemajuan masyarakat dan kebutuhan pelayanan publik yang singnifikan dimana yang pertama terkait dengan Teknologi Informasi (IT) dan yang kedua karena Ambon ini telah menjadi salah satu kota cerdas atau smart city” kata Richard, Senin (18/10/2021).

Pendapat itu disampaikan Richard saat membuka seleksi terbuka pejabat pimpinan tinggi pratama Sekretaris Kota (Sekot) Ambon, Kepala Dinas Pendidikan, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan, Senin, (18/10/2021) di Amaris Hotel Ambon.

Richard mengatakan, salah satu tantangan serius yang dihadapi oleh Sekot Ambon kedepan adalah kemajuan teknologi dan kebutuhan pelayanan publik yang signifikan.

Baca Juga :   Sebelum Tatap Muka di Sekolah, Siswa dan Guru di Ambon Wajib Tes Swab

Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon membutuhkan pemimpin yang mampu beradaptasi dengan situasi dan kondisi kemajuan teknologi, apalagi Ambon merupakan salah satu smart city di Indonesia.

“Saya tidak dapat membayangkan kalau Sekot nantinya tidak menguasai IT,” tukasnya.

Richard mengungkapkan, Sekot adalah jabatan teknis, sehingga seorang Sekot paling tidak harus menguasai IT, dan mampu mengoperasikan program secara langsung.

“Kalau Wali kota tidak kuasai IT tidak apa- apa, karena Wali kota adalah jabatan politis. Ia bisa memerintahkan operator untuk laksanakan, tetapi tidak demikian halnya dengan Sekot yang merupakan jabatan teknis,“ bebernya.

Baca Juga :   Usai Disuntik Vaksin, Sekkot Ambon: Rasanya Biasa Saja

Selain penguasaan IT, seorang Sekot, kata Wali kota, harus memahami semangat sustainable, atau keberlanjutan dari pembangunan yang telah dirintis dan dilaksanakan bersama selama 10 tahun terakhir.

“Semangat keberlanjutan itu harus mewarnai seluruh implementasi kepemimpinan. RPJMP 20 tahun 2006 – 2026 harus dipahami betul, karena kita membangun Ambon ini ibarat membangun sebuah rumah,” jelasnya.

Richard membeberkan, dalam membangun rumah yang pertama kali dilakukan adalah mendirikan pondasi, selanjutnya mendirikan tembok dan menutup atap rumah. Dalam fase ini, rumah sudah layak ditinggali namun belum menjadi rumah yang ideal bagi penghuni.

“Oleh sebab itu semangat pembangunan ini harus dilanjutkan, jangan sampai belum menjadi rumah yang ideal, sudah mulai bongkar dan renovasi, maka Ambon tidak akan pernah maju,” kata Richard.

Ke-enam peserta seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama Sekot, memiliki semua kriteria ideal yang diharapkan sebagai pemimpin birokrasi Pemkot Ambon.

“Siapa pun yang terpilih sebagai Sekot nanti, pastinya telah lolos dan memenuhi asas kepantasan dan kepatutan,” terangnya

Baca Juga :   Ramadhan Pekan Pertama, Kue Cara dan Resoles Laris Manis Diburu Warga

“Kita ingin sosok Sekot yang handal, kredibel, akuntabel, dan bertanggungjawab, itu sebabnya dibuka secara umum untuk dilamari siapa saja yang memenuhi persyaratan,” tambah Richard.

Untuk diketahui, Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkup Pemerintah Kota Ambon diikuti 13 peserta, masing – masing untuk pengisian jabatan Sekot 6 orang, Kepala Dinas Pendidikan empat orang, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan empat 4 orang.

Kegiatan ini berlangsung 18 – 21 Oktober di Hotel Amaris dan Balai Kota Ambon, serta menghadirkan Assessor dari Mabes Polri, Polda Maluku, Kemendagri, Akademisi, dan kalangan profesional. (KPI)

Berita Terkini

Seleksi CPNS, 19 Nama Putra Daerah Maluku Dikirim ke Kejagung RI

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Sebanyak 19 nama Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkup Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) Tahun 2021 khusus...

Berita Terkait