Putuskan Gantung Diri, Kakek Demianus Tetap Patuhi Prokes Covid-19

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Demianus Titarsole, seorang warga BTN Passo Indah, Kecamatan Baguala Ambon nekat mengakhiri hidupnya dengan cara yang tragis.

Kakek berusia 67 tahun ini nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumahnya dengan menggunakan seutas tali rafia yang dililitnya di bagian leher.

Saat ditemukan tewas, korban mengenakan baju kaos oblong warna putih dan celana panjang biru muda.

Meski memutuskan untuk mengakhiri hidupnya, namun kakek Demianus tetap patuh terhadap protokol kesehatan Covid-19. Buktinya saat ditemukan, korban masih mengenakan dua masker sekaligus untuk menutupi hidung dan mulutnya.

Sebelum memutuskan gantung diri, korban juga menulis sebuah surat wasiat dan dan meninggalkannya kepada keluarganya di kamarnya.

Dalam surat wasiat itu, korban meminta maaf kepada keluarga serta meminta agar jenazahnya dapat dipulangkan ke kampung halamannya di Desa Liliboy, Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah untuk dimakamkan.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Polres Kota Ambon dan Pulau-pulau Lease Ipda Isaac Leatemia yang dikonfirmasi kampiun.co.id membenarkan adanya insiden tersebut.

Namun dia tidak menjelaskan secara rinci penyebab korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara tragis tersebut.

Baca Juga :   Pulang ke Aboru Okto Pilih Akhiri Hidupnya dengan Cara Gantung Diri

“Betul ada kejadian bunuh diri di BTN Passo, tapi saya belum dapat baket-nya. Tadi juga teman wartawan Tanya tapi saya belum bisa memberikan penjelasa,” ujarnya via telepon seluler, Minggu (3/10/2021).

Marlin Patty (40) salah seorang saksi mata mengaku awalnya dia hendak mengantarkan makanan ke kamar korban, namun setelah mengetuk pintu kamar korban yang sedang tertutup tidak ada balasan apapun dari dalam.

Karena curiga saksi Marlin Patty kemudian memutuskan untuk melaporkan kepada sang ayah Johanes Patty.

Mereka lantas menengok korban dan mengetuk pintu kamar beberapa kali namun korban tak menjawab panggilan.

Baca Juga :   Pulang ke Aboru Okto Pilih Akhiri Hidupnya dengan Cara Gantung Diri

Johanes Patty lantas berjalan menuju jendela kamar di bagian belakang rumah dan membuka jendela.

Setelah jendela kamar berhasil dibuka mereka melihat korban dalam posisi tergantung.

Saat itu Marlin Patty (40) lalu menghubungi seorang saudaranya untuk melapor kejadian itu kepada ketua RT setempat. Selanjutnya kejadian itu dilaporkan lagi ke polisi.

Polisi yang menerima laporan tersebut kemudian mendatangi rumah korban dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Setelah itu polisi langsung membawa jasad korban ke rumah sakit Bhayangkara Ambon. (KPL)

Berita Terkini

Pesan Mengharukan Briptu Elizer ke Istri Sebelum Ditemukan Tewas Gantung Diri

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Seorang Anggota Satlantas Polres Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku Briptu EB (28) alias Elizer ditemukan tewas diduga bunuh...

Berita Terkait