Pesan Mengharukan Briptu Elizer ke Istri Sebelum Ditemukan Tewas Gantung Diri

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Seorang Anggota Satlantas Polres Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku Briptu EB (28) alias Elizer ditemukan tewas diduga bunuh diri di Belakang Rumah Dinas Bupati setempat, Kamis malam (14/10/2021).

Sebelum ditemukan tewas bunuh diri, korban sempat terlibat cekcok dengan istrinya SK di rumah mereka. Pasangan suami istri ini terlibat adu mulut setelah istri korban melaporkan suaminya itu ke Polres setempat terkait kasus utang piutang.

Dari informasi yang dihimpun, SK melaporkan suaminya itu ke polisi terkait masalah keuangan.

“Istri korban lapor suaminya ke polisi karena korban kredit tapi tidak menyerahkan uangnya ke istrinya,” kata sumber itu Juamt (15/10/2021).

Selain karena masalah tersebut, korban juga terlilit sejumlah masalah utang-piutang, sehingga membuatnya nekat meniru tandatangan Kapolres dan Bendahara Polres untuk kredit di bank.

“Jadi setelah korban diperiksa Propam, pulangnya kedua pasangan suami istri ini terlibat cekcok mulut,” ujar sumber.

Menurut sumber itu setelah setelah terlibat cekceok dengan istrinya, korban langsung pergi meninggalkan rumah dengan menggunakan motor dinasnya.

Korban kemudian mengirim pesan lewat aplikasi WhatsApp kepada sang istri.

“Korban WA ke istrinya agar menjaga kedua anaknya dengan baik,” ujarnya.

Karena ada yang lain dengan pesan yang dilayangkan korban, sang istri kemudian menghubungi seorang anggota polisi yang sedang piket di Polres. Saat itu SK meminta bantu agar anggota piket mencari tahu keberadaan suaminya itu.

Baca Juga :   Lagi Asyik Main Judi, Kadispora dan Anggota Polisi Digrebek, Kini Nginap di Polres MBD

“Annggota langsung pergi ke rumah korban yang jaraknya 300 meter dari kantor Polres. Namun saat di jalan anggota menemukan motor dinas korban terparkir di samping jalan raya,” ujarnya.

Anggota piket tersebut lantas memeriksa kondisi sekitar dan menemukan korban sudah tewas dalam posisi tergantung di atas Pohon Kayu Putih dengan leher terlilit seutas tali.

Baca Juga :   Nyambi Jadi Pencuri, Sopir Angkot di Tiakur Kini Masuk Bui, Temannya Jadi Buronan

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat mengakui korban diduga nekat mengakhiri hidupnya karena deprdsi dengan bernagai masalah yang meiilitnya.

Menurut Roem salah satu masalah yang diduga melilit korban yakni soal masalah keuangan dan utang piutang.

“Jadi motif korban bunuh diri ini karena depresi dengan sejumlah masalah utang piutang yang dihadapinya. Korban juga kecewa dengan istrinya yang melaporkannya ke Polres,” ungkapnya.

Dia menambahkan korban ditemukan meninggal dunia di sebuah Pohon Kayu Putih dengan posisi tergantung.

“Anggota yang temukan,”ujarnya.

Terkait kematian korban itu, pihak keluarga menolak melakukan otopsi.(KPL)

Berita Terkini

Seleksi CPNS, 19 Nama Putra Daerah Maluku Dikirim ke Kejagung RI

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Sebanyak 19 nama Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkup Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) Tahun 2021 khusus...

Berita Terkait