Usai Menggorok Leher Temannya, ABK KM Putra Harapan Buang Pisau Berlumur Darah ke Laut

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Seorang anak buah kapal (ABK) KM Putra Harapan bernama Fajar Priyambodo (35) tewas menggenaskan setelah dibunuh oleh temannya sendiri di atas kapal.

Korban yang diketahui berasal dari Surabaya, Jawa Timur ini tewas ditangan temannya sesama ABK saat kapal yang mereka tumpangi sedang berlayar di peraiaran Kepulauan Aru, Maluku pada Minggu (13/9/2021) lalu.

Adapun pelaku pembunuhan korban diketahui bernama Miftakhul Rozak (31).

Pelaku membunuh korban dengan cara menggorok leher korban dengan sebila pisau saat korban sedang memasak air di kapal.

Kepala Satuan Reskrim Polres Kepulauan Aru Iptu Galuh Febri mengatakan aksi pembunuhan itu dilatarbelakangi oleh persoalan dendam pribadi.

“Penyebabnya itu pelaku sakit hati sehingga dia dendam dengan korban,” kata Galuh saat dihubungi dari Ambon via telepon seluler, Kamis (16/9/2021).

Meski mengakui motif pembunuhan korban dilatari dendam pribadi, namun Galuh tidak menjelaskan secara rinci akar persoalan yang terjadi.

Galuh mengatakan awalnya Fajar mengambil sebilah pisau di kapal. Ia kemudian menghampiri korban yang saat itu sedang mengambil air yang direbus.

Baca Juga :   Camat Amahai Anjurkan Pemerintah Desa Perketat Pintu Masuk ke Tamilouw

“Saat berada di belakang korban, pelaku langsung menggorok leher korban yang saat itu sedang membungkuk untuk mengambil air,” ujarnya.

Menurut Galuh, korban yang saat itu terjatuh sempat meminta tolong kepada ABK lainnya. Namun pelaku kembali menusuk korban dengan pisau di bagian tubuhnya hingga akhirnya tewas.

Setelah membunuh korban, pelaku langsung naik ke atas kapal dan kemudian membuang pisau yang digunakan untuk menghabisi nyawa korban.

“Barang bukti berupa pisau langsung dibuang korban ke laut setelah kejadian itu,” ujarnya.

Saat ini, pelaku telah ditahan di Polres Kepulauan Aru dan telah ditetapkan sebagai tersangka.

Atas perbutannya itu, tersangka dijerat dengan Pasal 338 KUHPidana dengan ancaman 15 tahun penjara.  (KPL)

Baca Juga :   Camat Amahai Anjurkan Pemerintah Desa Perketat Pintu Masuk ke Tamilouw

Berita Terkini

Pesan Mengharukan Briptu Elizer ke Istri Sebelum Ditemukan Tewas Gantung Diri

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Seorang Anggota Satlantas Polres Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku Briptu EB (28) alias Elizer ditemukan tewas diduga bunuh...

Berita Terkait