Talud 400 Meter dan 6 Rumah Warga di Wetar Rusak Dihantam Gelombang

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Gelombang tinggi yang melanda wilayah peraiaran Maluku Barat Daya menyebabkan enam rumah warga yang berada di pesisir Desa Ilway Kecamatan Wetar Timur mengalami kerusakan parah.

Selain merusak rumah-rumah warga, gelombang tinggi juga merusak talud penahan pantai sepanjang 400 meter yang berada di desa tersebut.

Tokoh masyarakat Desa Ilway, Jino Laurika mengatakan kerusakan rumah warga dan talud penahan pantai di desa itu terjadi setelah angina kencang dan gelombang tinggi menerjang pesisir pantai desa sejak Rabu malam (8/9/2021).

“Dari tadi malam itu angin sangat kencang dan gelombang sangat tinggi tidak ada yang berani keluar lalu paginya kita lihat ada enam rumah yang rusak dan talud sepanjang pantai itu ada sekitar 400 meter rusak semua,” kata Jino kepada Kampiun.co.id saat dihubungi dari Ambon, Kamis (9/9/2021).

Wakil Ketua Badan Pemrmusyawaratab Desa (BPD)  Ilway ini mengaku saat ini warga yang rumahnya mengalami kerusakan masih memgungsi di rumah kerabatnya yang aman.

Menurutnya hingga saat ini tim dari BPBD maupun pemerintah daerah belum meninjau lokasi bencana di desa tersebut.

Baca Juga :   Jual Senjata ke Teroris di Papua, 2 Oknum Polisi Dihukum 7 Tahun Penjara

“Belum. Sampai saat ini belum ada yang dating ke desa kami, mungkin karena cuaca buruk,” katanya.

Menurut Jino kondisi cuaca buruk dan gelombang tinggi di desa tersebut selalu terjadi setiap tahun, namun untuk tahun ini kondisinya sangat parah.

Ia dan warga di desanya mengaku heran karena sebenarnya saat ini harusnya sudah masuk musim kemarau dan tidak ada lagi cuaca buruk dan gelombang tinggi. Namun faktanya cuaca laut masih sangat buruk.

”Sebenarnya musim ini kan sudah masuk musim kemarau tidak ada angina dan gelombang lagi tapi ini baru terjadi, biasanya gelombang tinggi itu mulai Mei sampai Juni saja,” katanya.

Baca Juga :   Solidaritas Warga Muslim Ambon untuk Palestina di Malam Takbiran

Terkait musibah itu Kepala BPBD setempat yang dikonfirmasi tidak berhasil dihubungi.

Sementara Sekretaris Daerah Maluku Barat Daya, Alfons yang dihubungi secara terpisah mengaku akan segera meminta camat setempat untuk meninjau lokasi bencana guna mendata dampak kerusakan yang terjadi.

“Saya baru belum tahu infonya dan baru tahu dari anda. Nanti saya suru camat segera ke sana,” katanya kepada kampiun.co.id.

Ia mengaku saat ini cuaca buruk dan gelombang tinggi sedang terjadi di peraiaran Maluku Barat Daya termasuk di desa tersebut.

“Betul saat ini ada peringatan dini cuaca buruk dan gelombang tinggi, dan di desa Ilway itu salah satu daerah rawan bencana,” ujarnya. (KPI)

Berita Terkini

2 Bocah di Ambon Tersert Banjir di Sungai, Satu Korban Hilang

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Dua bocah di kawasan Ahuru, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon terseret banjir di sungai saat hujan lebat mengguyur...

Berita Terkait