Pemkot Ambon Bebaskan Biaya Rapdi Antigen Bagi 1.478 Peserta SKD

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Pemerintah Kota Ambon menyediakan fasilitas swab antigen secara gratis bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang akan dimulai pada 3 Oktober 2021 mendatang.

Untuk diketahui hasil rapid antigen harus dikantongi para CPNS sebagai syarat yang harus ditunjukkan kepada petugas sebelum mengikuti SKD.

Kepala Badan Kepegawaian Kota dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Kota Ambon, Benny Selanno mengatakan seluruh CPNS yang akan mengikuti SKD tidak perlu khawatir dengan biaya rapid antigen karena telah ditanggung oleh pemkot Ambon.

“Untuk biaya rapid antigen itu akan digratiskan, jadi para CPNS yang akan ikut SKD tinggal datang saja ke dinas kesehatan untuk rapid antigen, syaratnya nanti bawa kartu ujian sama identitas,” kata Benny di Balai Kota Ambon.

Adapun jumlah CPNS di Pemerintah Kota Ambon yang akan mengikuti SKD sebanyak 1.478 peserta. Pelaksanaan Tes SKD sendiri dimulai pada 3 Oktober hingga 9 Oktober 2021 dengan lokasi tes di SMP Negeri 2 Ambon.

Pelaksanaan SKD dibagi dalam empat sesi tiap harinya, menggunakan sistem computer assisted test (CAT).
Menurut Benny kebijakan menggratiskan biaya rapid antigen bagi ribuan peserta SKD itu sebagai bentuk kepedulian pemkot Ambon bagi para CPNS.

Baca Juga :   Kadis Parawisata: Sudah 20 Tempat Karaoke yang Ajukan Permohonan Beroperasi

Ia berharap dengan kebijakan itu, para CPNS dapat terbantu dan tidak lagi memikirkan biaya rapid antigen.

“Dengen bagitu para CPNS tidak lagi merasa terbebani dengan biaya rapid antigen,” katanya.

Benny menambahkan untuk pelaksanaan SKD nanti, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan termasuk antisipasi jaringan dan juga pnerangan.

“Sudah kita antisipasi semua, jadi persiapannya sudah kita lakukan,” katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy juga telah mengumumkan bahwa pemkot Ambon telah mengambil kebijakan untuk membebaskan biaya rapid antigen bagi para peserta SKD.

Baca Juga :   Heboh Kasus Jilbab, SMP Citra Kasih Minta Maaf

Pemkot Ambon kata Richard juga tidak mewajibak para peserta SKD untuk menunjukkan bukti kartu vaksin saat akan mengikuti SKD.

Hanya saja, Wali Kota mengimbau agar sebaiknya para peserta SKD dapat mengikuti vaksinasi yang dilakukan pemkot Ambon di beberapa tempat sebelum mengikuti tes. (KPL)

Berita Terkini

Pesan Mengharukan Briptu Elizer ke Istri Sebelum Ditemukan Tewas Gantung Diri

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Seorang Anggota Satlantas Polres Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku Briptu EB (28) alias Elizer ditemukan tewas diduga bunuh...

Berita Terkait