Lobi Gubernur Murad Tingkatkan Sektor Perikanan Maluku Patut Diacungi Jempol

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Lobi gubernur Maluku Murad Ismail ke pemerintah pusat untuk memajukan sektor perikanan dan keluatan di Maluku sejauh ini telah membuahkan hasil.

Salah satu keberhasilan gubernur Murad Ismail melalui lobi yang dilakukannya selama ini yakni direalisasikannya lumbung ikan nasional (LIN) oleh pemerintah pusat.

Realisasi LIN di Maluku dapat dilihat dari komitmen pemerintah pusat untuk membangun pelabuhan terpadu yang direncanakan sudah mulai dibangun akhir tahun ini.

Mega proyek tersebut akan menelan anggaran triliunan rupiah dan diharapkan mampu mensejahterakan masyarakat di wilayah Maluku.

Terkait realisasi LIN di Maluku, gubernur Murad Ismail beberapa kali telah diundang ke istana Negara untuk membahas masalah tersebut.

Terakhir beberapa hari lalu gubernur Murad Ismail kembali diundang ke istana bersama lima gubernur lainnya guna membahas sumber daya kelautan dan perikanan bersama Kepala Sekretariat Presiden, Moeldoko.

Pemerhati Pembangunan di Maluku, Rizal Sangadji mengakui saat ini terobosan yang dilakukan gubernur Maluku bersama dinas perikanan dan keluatan Maluku setidaknya telah membawa angina segar demi peningkatan dan akselesrasi sektor perikanan Maluku.

Baca Juga :   Hadiri Launching Rekrutmen Anggota Baru, Asis Sangkala: Saya Berharap PKS Muda Bisa Menjadi Penerus di Partai

“Pertama, kita melihat sejauh ini kebijakan terobosan gubernur di sektor perikanan sedang on the track kita bisa lihat dua tahun terakhir, sudah bisa dicapai dua tahun terakhir,” kata Rizal kepada kampiun.co.id, Jumat (17/9/2021).

Dia menjelaskan, dengan kekuatan jaringan yang mumpuni, gubernur Murad Ismail telah memainkan peran yang sangat fital untuk mewujudkan LIN di Maluku.

“Lin sudah terwujud, ditargetkaj akhir 2021 sudah dibangun pelabuhan terpadu, dan ini berkat lobi dari gubernur Maluku yang snagat intens,” ujarnya.

Ia mengatakan berbagai kebijakan dan lobi pemerintah provinsi Maluku selama ini tidaklah sia-sia, karena apa yang dilakukan telah mendorong intervensi pemerintah pusat secara langsung untuk pengembangan sector kelautan dan perikanan Maluku.

Baca Juga :   5 Tahun Lari Dinas, Anggota Polres SBT Ini Dipecat Tidak Hormat

“Kita melihat sejumlah lobi gubernur Maluku ke ke jakrata ini penting untuk memastikan intervansi pusat demi pembangunan daerah. Ini positif untuk investor ke maluku apalagi LIN bisa menyerap tenaga kerja yang banyak, jadi ini satu langkah yang baik yang perlu diapresiasi,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, pembangunan pelabuhan terpadu di Maluku sebagai implementasi dari LIN setidaknya akan menyerap ribuan tenaga kerja dan sektor industri lainnya. Bahkan multi player efek dari keberadaan pelabuhan tersebut akan dirasakan langsung manfaatknya oleh amsyarakat
khususnya para nelayan di Maluku.

“Ada banyak industri perikanan akan di bangun, penyerapan tenaga kerja bakal mencapai 20 ribu nelayan dan ABK, 500 perugas pelabuhan perikanan 2.000 pedagang ikan dan 11.000 pedagang ikan, ini tentu akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Calon ketua umum DPD KNPI Maluku ini mengakui ujuan akhir dari akselerasi sektor perikanan pada akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan hal itu yang sednag menjadi focus pemerintah provinsi Maluku saat ini.

Baca Juga :   Ikut Vaksinasi di Markas Brimob Maluku, 300 Warga Dapat Voucher Belanja

“Jadi arah dan kebijakan pemda Maluku saat ini sudah sangat baik, saya anggap ini jadi blue print pembangunan sektor perikanan di indonesia, selama ini sektor perikanan belum di kelola secara maksimal, dengan adanya terobosan seperti ini kedepan Maluku akan jauh lebih berubah sedifaknya di pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan,” ungkapnya. (KPL)

Berita Terkini

Pesan Mengharukan Briptu Elizer ke Istri Sebelum Ditemukan Tewas Gantung Diri

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Seorang Anggota Satlantas Polres Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku Briptu EB (28) alias Elizer ditemukan tewas diduga bunuh...

Berita Terkait