KM Jervai Dievakuasi ke Dobo Setelah Mati Mesin di Peraiaran Aru

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Kapal Motor (KM) Jervai yang sempat mengalami mati mesin di perairan Tabafane, Kepulauan Aru berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Dobo.

Evakuasi dilakukan tim SAR gabungan dengan menggunakan KP 3002 Polairud Polda Maluku pada Sabtu malam (11/9/2021) Pukul 23.00 WIT.

“Semua penumpang selamat dari kapal mogok di tengah laut, KM Jervai sempat dikawal KP 3002 Polairud Polda Maluku dan sudah bersandar di Pelabuhan Dobo,” kata Kepala Basarnas Ambon, Mustari, Minggu (12/9/2021).

Kapal tersebut mengalami mati mesin hingga akhirnya terombang ambing di laut setelah dihantam cuaca buruk dan gelombang tinggi di peraiaran tersebut.

Awalnya salah seorang penumpang melaporkan ke Basarnas Ambon bahwa kapal tersebut mengangkut sebanyak 100 penumpang, namun saat evakuasi dilakukan, jumlah penumpang yang berada di kapal tersebut hanya 42 orang. Rinciannya, 23 penumpang perempuan dan anak, serta 19 lainnya penumpang pria dewasa.

“Laporkan awal dari salah satu penumpang, kapal jenis kayu tersebut mengangkut sekitar 100 orang berangkat dari Desa Drejol menuju Kota Dobo. Namun, setelah dilakukan pengecekan oleh tim SAR, penumpang hanya berjumlah 42 orang,” katanya.

Baca Juga :   Kunker TIM Wasev Mabes TNI Ke Korem Binaiya, Evaluasi Program Serbuan Teritorial

Saat evakuasi dilakukan, seluruh penumpang perempuan dan anak dipindahkan ke dalam KP 3002 Polairud Polda Maluku.

Sementara itu, sekitar 19 pria lainnya tetap bertahan di KM Jervai setelah tim SAR sempat membantu memperbaiki kerusakan dengan memberikan penyuntikan berupa aki cadangan untuk melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Dobo.

Sebagaimana diketahui, KM Jervai dilaporkan mengalami mati mesin dan terombang-ambing di tengah perairan Tabafane, Kepulauan Aru, Maluku. Kapal sedang dalam perjalanan dari Desa Drejol pukul 07.00 WIT menuju Kota Dobo yang sebelumnya dijadwalkan tiba pukul 13.00 WIT.

Informasi tersebut berawal dari laporan seorang warga bernama Amos Gansakari yang meminta pertolongan tim SAR Dobo bahwa ada kapal yang mengangkut 100 penumpang mengalami mati mesin dan terombang-ambing di tengah laut.

Baca Juga :   Seorang Warga di Tual Terjatuh dari Longboat Saat Pergi Mencari Kayu Bakar

Merespons laporan tersebut, tim SAR menemukan kapal terombang-ambil di tengah laut dengan kondisi hujan disertai angin kencang dan gelombang tinggi mencapai 5 meter. (KPL)

Berita Terkini

2 Bocah di Ambon Tersert Banjir di Sungai, Satu Korban Hilang

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Dua bocah di kawasan Ahuru, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon terseret banjir di sungai saat hujan lebat mengguyur...

Berita Terkait