Istri Oknum Brimob Jadi Bandar Arisan Online, Puluhan Warga di Tual Tertipu hingga Rp 1,2 Miliar

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-CS, seorang istri oknum Brimob di Kota Tual, Maluku dilaporkan ke Polres setempat lantaran diduga telah melakukan aksi penipuan terhadap puluhan orang melalui arisan online.

Sejumlah korban terpaksa melapor ke polisi karena istri oknum brimob itu diduga telah menggunakan uang yang dikumpulkan untuk kepentingan pribadi. Jumlah uang yang digunakan CS untuk berfoya-foya mencapai lebih dari Rp 1,4 miliar

Salah satu korban arisan online, Dessy menuturkan ia mulai mengikuti arisan online yang ditawarkan terduga pelaku sejak dua bulan lalu.

Menurut Dessy ia tertarik mengikuti arisan online hingga menyetor uang puluhan juta setelah tergiur keuntungan yang dijanjikan CS.

“Jadi minimal kita setor itu Rp 10 juta. Saya memang tergiur karena kalau setor Rp 10 juta dua minggu saya akan dapat Rp 15 juta,” ujarnya saat dihubungi via telepon seluler, Kamis (9/9/2021).

Dessy mengaku ia dan puluhan warga lainnya tergiur arisan online yang ditawarkan CS, karena terduga pelaku selalu memberikan informasi yang meyakinkan mereka.

“Seperti bukti transfer lalu saldo di rekening dia sering kirim ke kita jadi kita percaya,” ujarnya.

Baca Juga :   Gubernur Harap Pencananganan GB Maluku Dapat Melawan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Dessy mengaku sebelum akhirnya melapor ke polisi ia dan puluhan warga lainnya sempat mendatangi rumah CS di kawasan Ohoijang, Tual untuk meminta pertanggungjawaban dari CS dan suaminya IR.

Dari video yang beredar, tampak IR suami CS terlihat panik setelah warga mendatangi rumahnya. IR yang semula duduk bersama istrinya CS di kursi sofa langsung memilih tidur dan menutup wajahnya.

Mereka juga meminta bantuan dari Danki Brimob untuk memediasi masalah tersebut, namun tidak uang mereka tidak juga kembali.

“Kita ke rumah CS itu tanggal hari Minggu malam tanggal 5 September, Pak Danki Brimob dan Wadanki juga dating untuk mediasi tapi tidaka da jalan keluar sehingga saya terpaksa lapor ke polisi,” ungkapnya.

Baca Juga :   14 Kandidat Siap Bertarung Rebut Kursi Ketua DPD KNPI Maluku

Kasat Reskrim Polres Kota Tual, Iptu Hamin Siompo membenarkan ada warga yang telah melaporkan kasus tersebut ke polisi untuk diproses hukum.

“Betul ada laporan itu, dan saksi terlapor sudah kita mintai keterangannya,” ujarnya kepada Kampiun.co.id saat dihubungi secara terpisah.

Ia mengakui dari laporan yang diterima, terduga pelaku telah menggunakan uang yang dikumpulkan anggota arisan online sebanyak Rp 1,2 miliar.

“Uang puluhan anggota yang diduga digunakan terduga pelaku itu sebesar  Rp 1,2 miliar itu sudah dengan bunganya. Saat ini kita sementara lakukan penyelidikan kita berharap dalam tahap penyelidikan ini terduga bisa mengembalikan uang para anggota itu,” ungkapnya.

Ia menambahkan, apabila terduga pelaku tidak juga mengembalikan uang yang digunakan maka proses hukum akan dilanjutkan.

“Saat ini korban itu ada 56 orang da nada yang melapor di Polres dan juga di Polsek,” katanya. (KPI)

Baca Juga :   Heboh Warga Dulang Emas di Pantai, Bupati Malteng: Pokoknya Ada Itu Barang

Berita Terkini

2 Bocah di Ambon Tersert Banjir di Sungai, Satu Korban Hilang

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Dua bocah di kawasan Ahuru, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon terseret banjir di sungai saat hujan lebat mengguyur...

Berita Terkait