Buron 3,5 Tahun, Teripdana Korupsi Dana Makan Minum DPRD Tual Ditangkap di Depok

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Buronan terpidana korupsi pengadaan makan minum DPRD Kota Tual, Ade Ohoiwutun diringkus Kejaksaan Negeri Depok di tempat persembunyiannya di Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat.

Ade Ohoiwutun, buronan selama kurang lebih tiga tahun itu hanya bisa pasrah saat tim Kejaksaan Negeri Depok bersama Kejaksaan Agung RI menggelandangnya pada Rabu, 22 September 2021.

“Yang bersangkutan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) selama 3 tahun dan akhirnya bisa diamankan ketika pencarian diintensifkan bekerja sama dengan Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Agung,” kata Kasi Intelijen Kejari Depok, Andi Rio Rahmat melalui keterangan resminya, Kamis (23/9/2021).

Andi mengatakan, Ade Ohoiwutun diputuskan bersalah melakukan tindak pidana korupsi senilai Rp 3,1 miliar dalam perkara pengadaan makan minum DPRD Kota Tual tahun anggaran 2010, berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 834 K/Pid.Sus/2017 tanggal 20 Februari 2018.

“Ketika dipanggil oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tual untuk dilaksanakan eksekusi, terpidana tidak datang memenuhi panggilan kemudian yang bersangkutan masuk dalam DPO,” kata Andi.

Baca Juga :   Keroyok Pelaku Curanmor hingha Tewas, 3 Warga Tanimbar Jadi Tersangka

Andi mengatakan, Ade Ohoiwutun yang saat itu menjabat sebagai Bendahara Pengeluaran pada Sekretariat Kota Tual, terbukti bersalah melakukan tindak pidana karena bekerja sama dengan Muna Kabalmay (Sekretaris DPRD Kota Tual) yang telah menjalani hukuman lebih dulu.

“Ade Ohoiwutun dijatuhi pidana penjara selama enam tahun dan denda Rp 200 juta, dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti pidana kurungan penjara selama enam bulan serta pidana tambahan membayar uang pengganti sebesar Rp 787 juta,” kata Andi.

Jika uang pengganti tidak dibayar paling lama satu bulan setelah putusan maka harta bendanya disita oleh jaksa dan di lelang dan apabila tidak mencukupi untuk membayar uang pengganti maka dipidana penjara selama tiga tahun.

Baca Juga :   Gimana Ambon tak Macet, Setahun Warga Bisa Beli 1.000 Mobil

Andi mengatakan, setelah dititip di Rumah Tahanan Negara, Salemba. Rencananya Ade Ohoiwutun diterbangkan ke Kota Tual, Maluku pada hari ini, Kamis 23 September 2021 dengan menggunakan pesawat untuk dilaksanakan eksekusi. (KPL)

Berita Terkini

Pesan Mengharukan Briptu Elizer ke Istri Sebelum Ditemukan Tewas Gantung Diri

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Seorang Anggota Satlantas Polres Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku Briptu EB (28) alias Elizer ditemukan tewas diduga bunuh...

Berita Terkait