Sebelum Diikat Lalu Dibuang ke Laut, 5 Hari Ewin Tinggal Bersama Jasad Kekasihnya di Kamar Kos

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Penyidik Polres Maluku Tengah resmi menetapkan ES alias Ewin sebagai tersangka dalam kasus pembunuh kekasihnya Niken Astrid Ilelappatoa.

Ewin ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik melakukan gelar perkara atas kasus tersbeut, Kamis (19/8/2021).

“Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka hari ini,” kata Kapolres Maluku Tengah AKBP Rosita Umasugi kepada kampiun.co.id saat dikonfirmasi, Kamis malam.

Ewin dan Niken diketahui merupakan pasangan kekasih yang selama ini tinggal bersama di sebuah indekos di kawasan Lesane, Kota Masohi, Maluku Tengah.

Menurut Rosita tersangka marah dan akhirnya menganiaya korban hingga tewas hanya lantaran kekasihnya itu sering mandi malam.

“Pada tanggal 12 Agustus 2021 sekitar pukul 23.30 WIT saat pelaku pulang, pelaku menemukan korban sementara mandi di kamar mandi kemudian pelaku masuk dan memukul korban sebanyak satu kali di bagian kepala hingga bagian belakang kepala korban terbentur tembok kamar mandi,” katanya.

Rosita mengaku setelah memukuli korban, tersangka kemudian mengangkat korban ke tempat tidur, setelah itu tersangka pergi keluar untuk mengayuh becak mencari penumpang.

Baca Juga :   6 Bulan Bertugas di Sarang KKB, 100 Personel Brimob Maluku Akhirnya Ditarik ke Barak

Menurut Rosita saat kembali keesokan harinya, tersangka menemukan tubuh kekasihnya sudah kaku alias tidak bernyawa lagi.

“Jadi mungkin karena bingung melihat kekasihnya sudah meninggal, tersangka ini membiarkan jasad korban terus di kamar,” katanya.

Rosita mengatakan, tersangka baru mengeluarkan jasad korban untuk dibuang ke laut pada tanggal 17 Agustus atau setelah lima hari lamanya tinggal bersama jasad kekasihnya itu.

Saat pergi membuang jasad kekasihnya di laut, tersangka menggunakan becak miliknya.

“Tersangka membawa jasad korban dengan becak,” ujarnya.

Setiba di lokasi pantai, kata Rosita, tersangka kemudian mengambil perahu milik warga lalu jasad korban diikat dengan dua bongkahan batu kemudian dibuang di lokasi bagang nelayan yang sudah karam.

Baca Juga :   Pempus Realisasi LIN di Maluku, Rovik Affifudin: Lobi Gubernur Bukan Kaleng-kaleng

“Lalu bagian kaki dan leher jasad korban diikat lagi di jangkar nelayan setelah tersangka meninggalkan jasad korban,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, sesosok jasad perempuan tanpa identitas ditemukan terlilit tali di Pantai Lesane, Selasa (17/8/2021). Penemuan jasad korban itu pun menggegerkan warga di kawasan tersebut. (KPL)

Berita Terkini

2 Bocah di Ambon Tersert Banjir di Sungai, Satu Korban Hilang

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Dua bocah di kawasan Ahuru, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon terseret banjir di sungai saat hujan lebat mengguyur...

Berita Terkait