Ratusan Narapidana di Maluku Dapat Remisi Kemerdekaan RI, Ada yang Langsung Bebas

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Sebanyak 940 narapidana di Maluku mendapatkan remisi Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-76 Tahun 2021.

Pemotongan masa tahanan bagi ratusan narapidana itu dilakukan setelah Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Provinsi Maluku mengusulkan pemberian remisi ke Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kementrian Hukum dan HAM di Jakarta.

Dari sebanyak 940 narapidana yang mendapatkan remisi itu, ada tiga narapidana yang langsung dinyatakan bebas. Ketiga narapidana itu langsung dinyatakan bebas karena sisa masa hukuman mereka yang tersisa beberapa bebera bulan.

“Ada 940 narapidana yang telah diusulkan ke ditjen pemasyarakatan untuk mendapatkan remisi dan tiga diantaranya diusulkan langsung bebas,” kata Kepala Kanwil Kemenkumham Maluku, Andi Nurka saat dikonfirmasi kampiun.co.id Sabtu (14/8/2021).

Dia menjelaskan, usulan pemotongan masa tahanan kepada para narapidana bervariasi mulai dari satu bulan hingga enam bulan.

Untuk pemotongan masa tahanan selama satu bulan diperuntukan kepada 191 narapidana, kemduian untuk pemotongan masa tahanan selama dua bulan untuk 155 narapidana.

Selanjutnya sebanyak 312 narapidana mendapat pemotongan masa tahanan sebanyak tiga bulan, lalu 119 narapidana mendapat pemotongan masa tahanan lima bulan dan tujuh orang narapidana mendapat pemotongan masa tahanan selama enam bulan.

Ia menambahkan tiga napi yang langsung bebas itu karena masa hukuman mereka akan segera berakhir dalam beberapa bulan ke depan.

“Ada satu napi yang tinggal satu bulan sisa masa tahanan dan satu lagi masa tahanannya tersisa tiga bulan,” ujarnya.

Ratusan napi yang mendapatkan remisi di HUT kemerdekaan RI ini berasal dari 15 Lapas, Rutan, dan LPKA yang ada di Maluku.

Pelaksana Tugas Kepala Divisi Pemasyarakatan Maluku, Saiful Safri mengatakan usulan remisi umum tahun 2021 di Maluku mengalami peningkatan jika dibanding dengan tahun lalu yang hanya 774 orang.

“Remisi untuk tahun ini sangat tinggi disbanding tahun lalu ya,” katanya.

Ia menambahkan remisi merupakan hak bagi setiap narapidana yang telah diatur dalam ketentuan undang-undang. Ia pun berharap para narapidana yang mendapatkan remisi bisa merasakan kegemburaan dan kemerdekaaan di bulan kemerdekaan ini.

“Remisi merupakan salah satu wujud kemerdekaan dari balik jeruji, merdeka akan hak-haknya sebagai narapidana, walaupun pada hakikatnya narapidana adalah terpidana yang berada dalam masa tahanan menjalani pidana hilang kemerdekaan,” ungkapnya. (KPL)

Berita Terkini

2 Bocah di Ambon Tersert Banjir di Sungai, Satu Korban Hilang

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Dua bocah di kawasan Ahuru, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon terseret banjir di sungai saat hujan lebat mengguyur...

Berita Terkait