PPKM Ambon Dilonggarkan, Ibadah di Masjid dan Gereja tak Dilarang Lagi

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro Level 3 terhitung mulai tanggal hingga  23 Agustus 2021 mendatang.

Keputusan perpanjangan PPKM Mikro Level 3 tertuang dalam Instruksi Wali kota Ambon Nomor 7 Tahun 2021 yang mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terbaru, nomor 32 tahun 2021.

Dalam perpanjangan PPKM Level 3 kali ini ada sejumlah kelonggaran yang dilakukan pemerintah Kota Ambon.

Untuk kegiatan perekonomian, kelonggaran diberikan untuk pemilik rumah makan, kafe, pedagang kaki lima, lapak jajanan, rumah kopi dan sejenisnya yang berada pada lokasi tersendiri dan ruang terbuka dapat beroperasi hingga 21.00 WIT dengan kapasitas 50 persen.

“Jam operasional ini berlaku untuk makan di tempat atau dibawa pulang, tanpa ada pembatasan waktu makan 30 menit seperti Instruksi Walikota sebelumnya,” timpal Sekretaris Kota Ambon dalam keterangan tertulis.

Selanjutnya untuk pelaksanaan kegiatan ibadah di rumah ibadah serta tempat umum lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah dapat mengadakan kegiatan peribadatan/keagamaan berjamaah dengan pengaturan kapasitas 25 persen dan mengoptimalkan pelaksanaan ibadah di rumah, dengan memperhatikan pengaturan teknis dari Kementerian Agama.

Baca Juga :   Pasien Sembuh Meningkat Tajam, Pemkot Ambon Tutup 1 RS Darurat Covid-19

“Perubahan lainnya adalah kegiatan olahraga/pertandingan olahraga diperbolehkan dan diselenggarakan tanpa penonton atau supporter dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat; juga kegiatan olah raga mandiri/individual dapat dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat,” jelasnya.

Sementara itu untuk pelaksanaan kegiatan seni, budaya dan sosial kemasyarakatan dapat dilaksanakan dengan mendapatkan persetujuan/rekomendasi dari Satgas Covid-19 Kota Ambon.

“Untuk kegiatan hajatan dan pernikahan yang sebelumnya dilarang kini diperbolehkan dengan kapasitas 25 Persen, namun tidak mengadakan makan minum ditempat acara,” ujarnya.

Adapun pembatasan yang masih berlaku selama PPKM yakni untuk kegiatan pembelajaran di sekolah dan perguruan tinggi, jam operasional pasar, pertokoan, Mall dan Pusat Perbelanjaan, kegiatan SPBU dan transposrtasi umum. Termasuk syarat perjalanan dengan moda transportasi udara dan laut serta perjalanan orang masuk – keluar wilayah kota Ambon.

Baca Juga :   Ambon Keluar Dari Zona Merah, Satgas: Pasien Sembuh Meningkat

“Untuk pembelajaran tatap muka terbatas, sementara belum dapat kita laksanakan karena saat ini Ambon masih berada di Zona Oranye atau Resiko Sedang dalam Peta Resiko Penyebaran Covid-19 Provinsi Maluku, dan vaksinasi massal untuk anak usia 12 – 17 tahun masih sementara berjalan,” tandas Sekot. (KPY)

Berita Terkini

2 Bocah di Ambon Tersert Banjir di Sungai, Satu Korban Hilang

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Dua bocah di kawasan Ahuru, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon terseret banjir di sungai saat hujan lebat mengguyur...

Berita Terkait