Pekan Selebrasi Vaksin Dibuka, 9.000 Anak di Ambon Langsung Ikut Vaksinasi Covid-19

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Pemerintah Kota Ambon menggelar pekan selebrasi vaksin menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-446 Kota Ambon yang jatuh pada 7 September mendatang.

Selebrasi vaksin massal ini dipusatkan di Tribun Lapangan Merdeka dan juga di kawasan Pattimura Park, Ambon, Jumat (27/8/2021).

Pada hari pertama pekan selebrasi vaksinasi, tercatat sudah 9.000 anak usia sekolah di Ambon yang telah mendaftar dan mulai mengikuti vaksinasi Covid-19.

“Luar biasa antuasme anak di Kota Ambon yang datang dengan kesungguhan hati untuk divaksin,” kata Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy di sela-sela pencanangan HUT Kota Ambon di Tribun Lapangan Merdeka, Jumat.

Ia mengatakan antusiasme anak usia 12-17 tahun yang datang untuk mengikuti vaksinasi menunjukkan bahwa mereka punya harapan yang besar untuk dapat bersekolah lagi seperti biasa dan beraktivitas tanpa rasa takut.

“Untuk itu saya perlu menyampaikan apresiasi kepada orangtua yang telah mengizinkan dan membawa anaknya untuk divaksin,” katanya.

Pemerintah Kota Ambon sendiri menerapkan ketentuan bagi anak yang akan mengikuti vaksinasi harus mendapat persetujuan dari orangtuanya.

Baca Juga :   Tindaklanjut Surat Edaran Mendagri, Pemkot Ambon Larang ASN Mudik

Richard mengakui saat ini Pemkot Ambon belum mengizinkan tatap muka di sekolah, namun persiapan untuk ke arah tersebut terus dilakukan, salah satunya dengan memastikan semua anak usia 12-17 tahun telah divaksin termasuk keluarganya.

“Kalau vaksinasi anak sudah mencapai 75 persen, saya pertimbangkan sekolah offline, tetapi perlu dikonformasi lagi apakah orangtua dan anggota keluarga yang lain sudah vaksin atau belum. Ini semata – semata untuk kepentingan Ambon tangguh,” jelasnya.

Richard menambahkan tatap muka di sekolah belum dilaksanakan di Ambon. Hal itu karena Ambon tidak termasuk 163 kabupaten kota zona kuning dalam PPKM Level 3 yang diizinkan melaksanakan sistem tatap muka di sekolah oleh pemerintah pusat.

Baca Juga :   Demi Pedagang Kecil, Kader PPP Maluku Borong Telur di Pasar Lalu Dibagikan ke Panti Asuhan dan Warga Miskin

Sejauh ini baru lima daerah di Maluku yang sudah dizinkan melaksanakan pertemuan tatap muka di sekolah yakni Kabupaten Seram Bagian Barat, Buru, Seram Bagian Timur, Kota Tual dan Maluku Tenggara.

“Karena pertemuan tatap muka belum diizinkan, kita kejar untuk persiapan ke arah itu. Yang harus dipertimbangkan adalah anak-anak sulit melaksanakan protokol kesehatan, mereka mungkin tidak dapat menjaga jarak saat bertemu satu sama lain, karena bermain bersama, bersenda gurau, berpelukan dan sebagainya,” pungkasnya. (KPL)

Berita Terkini

2 Bocah di Ambon Tersert Banjir di Sungai, Satu Korban Hilang

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Dua bocah di kawasan Ahuru, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon terseret banjir di sungai saat hujan lebat mengguyur...

Berita Terkait