Nyawa Firman Melayang di JMP, Semua Berawal Dari Pesta Miras

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Firman alias La Tole (20) korban pembunuhan di Jembatan Merah Putih Ambon sempat terlibat pesta miras di sebuah hotel di Ambon sebelum akhirnya ditemukan tewas pada Kamis (19/8/2021).

Korban terlibat pesta miras dengan kedua rekannya AP (21) dan RB (16) yang tak lain adalah tersangka yang membunuh korban.

Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Kombes Pol Leo Surya Nugraha Simatupang mengatakan korban dan kedua tersangka terlibat pesta miras di hotel sebelum pem bunuhan terjadi atas inisiatif ketiganya.

“Itu (pesta miras) atas inisiatif ketiganya, jadi mereka ini minum
miras di hotel,” katanya kepada waratwan di kantor Polresta Ambon, Jumat (20/8/2021).

Meski pesta miras itu ikut direncanakan korban namun menurut Leo saat pesta miras berlangsung korban sempat menolak untuk minum akan tetapi dipaksa oleh kedua tersangka sehingga korban tetap minum.

“Awalnya korban menolak untuk minum tapi dipaksa oleh tersangka,” ujarnya.

Dari pesta miras inilah cekcok mulut pun terjadi antara korban dan kedua tersangka. Setelah keluar dari hotel untuk pulang, kesalahpamahan kembali berlanjut saat korban dan kedua tersangka melintas di atas Jembatan Merah Putih.

Baca Juga :   3 Terdakwa Pemilik 178 Kg Merkuri Dituntut 1,6 Tahun Penjara

Saat itulah kedua tersangka langsung menganiaya korban dan atas inisiatif tersangka AP korban akhirnya dilempar dari atas jembatan.
“Saat itulah, kedua tersangka langsung melempar korban dari atas jembatan,” katanya.

Leo menyebut kedua tersangka mengaku saat itu bermaksud membuang rekannya itu ke laut, namun korban malah jatuh tepat di atas pondasi penyangga jembatan. Akibatnya kepala korban hancur dan kaki serta tangannya patah.

“Kedua tersangka ini ingin membuang korban ke laut itu harapannya tapi korban jatuh tepat di atas pondasi penyangga JMP,” ujarnya.

Baca Juga :   Kisah Wisudawan IAIN Ambon Gelar Acara Syukuran di Jalanan, Bagi Makanan untuk Pedagang hingga Tukang Becak

Kedua tersangka sendiri ditangkap di Desa Seith, Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah pada Jumat pagi tadi. Setelah menjalani pemeriksaan oleh penyidik, keduanya langsung ditetapkan sebagai tersnagka dan langsung di tahan.

Diberitakan sebelumnya, kedua tersnagka membuang korban dari atas Jembatan Merah Putih pada Kamis (19/8/2021) dinihari sekira Pukul 03.30 WIT. Aksi itu dilakukan kedua tersangka setelah mereka pesta miras bersama korban di sebuah hotel di Ambon.

Jasad korban ditemukan warga pada Kamis pagi dan langsung dievakuasi ke rumah sakit Bhayangkara Ambon. Penemuan jasad korban sempat menggegerkan warga di Kota Ambon. (KPL)

Berita Terkini

2 Bocah di Ambon Tersert Banjir di Sungai, Satu Korban Hilang

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Dua bocah di kawasan Ahuru, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon terseret banjir di sungai saat hujan lebat mengguyur...

Berita Terkait