Maluku Akhirnya di Zona Kuning, Satgas Minta Warga tak Lalai

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Setelah tiga bulan lamanya berada di zona oranye atau risiko sedang penyebaran Covid-19, Provinsi Maluku akhirnya berstatus zona kuning atau risiko ringan penyebaran corona.

Peralihan status Maluku dari zona oarenye ke zona kuning penyebaran corona ini ditetapkan Satgas Nasional Penanganan Covid-19 pada 22 Agustus 2021 setelah kasus corona di Maluku terus melandai dalam beberapa pekan terakhir.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Maluku, dr Doni Rerung mengatakan peralihan status zona oranye ke zona kuning di Maluku terjadi karena beberapa indikator.

Pertama kata Doni, kasus positif di Maluku yang terus menurun dan disaat bersamaan jumlah pasien sembuh terus melonjak tajam. Selain itu jumlah pasien meninggal dunia juga menurun drastis.

“Maluku kini zona kuning yang jelas indikatornya adalah kasus positif baru yang ditemukan sudah sangat menurun dan yang kedua tingkat kesembuhan pasien juga sangat tinggi. Juga pasien meninggal sangat berkurang,” kata Doni kepada kampiun.co.id via telepon, Rabu (25/8/2021).

Maluku beralih ke zona kuningdengan nilai skoring 2,68.
Menurut Doni lonjakan kesembuhan pasien dan menurunnya kasus baru ikut memengaruhi Bed Occupancy ratio (BOR) atau tingkat keterisian ranjang rumah sakit.

Baca Juga :   Bentengi Laut dan Hutan, EcoNusa Bikin School of Eco Diplomacy

“Ini juga menjadi indokator sehingga Maluku bisa beralih status ke zona kuning,” katanya.

Ahli penyakit paru ini mengungkapkan, tingkat kesembuhan pasien yang tinggi dan penurunan jumlah pasien baru di Maluku tidak lepas dari kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan pemberlakuan pembatasan masyarakat (PPKM) yang selama ini diterpakan.

“Berubah ke zona kuning ini karena peran semua pihak, pemerintah, satgas, TNI Polri dan kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan PPKM selama ini,” katanya.

Secara khusus ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemerintah daerah di Maluku, petugas medis dan aparat TNI Polri yang selama ini telah bekerja keras untuk menekan laju penyebaran Covid-19 di Maluku.

Baca Juga :   Wagub Orno Minta Pemkab dan Pemkot Percepat Pencairan Dana Desa

“TNI Polri dalam hal menertibkan dan mengedukasi masyarakat termasuk mendorong masyarakat mengikut vaksinasi dan itu peran pentingnya di situ,” katanya.

Ia pun mengingatkan seluruh elemen masyarakat di Maluku agar tidak berevoria dengan status zona kuning saat ini hingga mengabaikan protocol kesehatan. Sebab jika hal itu terjadi tidak menutup kemungkinan lonjakan kasus akan kembali terjadi.

“Harapan kita setelah zona kuning ini jangan sampai kita teledor lalu mengabaikan prokes, karena kalau kita lalai, kita teledor lagi kasusnya akan naik lagi,” katanya. (KPI)

Berita Terkini

2 Bocah di Ambon Tersert Banjir di Sungai, Satu Korban Hilang

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Dua bocah di kawasan Ahuru, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon terseret banjir di sungai saat hujan lebat mengguyur...

Berita Terkait