Lagi Asyik Main Judi, Kadispora dan Anggota Polisi Digrebek, Kini Nginap di Polres MBD

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Aparat Satreskrim Polres Maluku Barat Daya (MBD) menggrebek sebuah toko di Tiakur yang dijadikan lokasi tempat berjudi.

Dari penggebrekan itu polisi menangkap empat yang sedang asyik bermain judi.

Mereka yang digrebek dan ditangkap polisi yakni Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, AT, seorang oknum ASN di Dinas Pariwisata MBD berinisial VK, seroang Anggota Polri berinisial RR dan seorang pegawai swasta berinisial HTO.

Penangkapan terhadap empat pemain judi itu berlangsung pada Jumat (27/8/2021) dinihari sekira Pukul 00.15 WIT.

Dalam penangkapan itu polisi ikut menyita barang bukti berupa uang tunai sebanyak 1.030.000 dan dua set kartu besar merk kris.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat mengatakan penangkapan terhadap keempat pelaku perjudian itu dilakukan berkat adanya laporan masyarakat yang disampaikan kepada Kapolres setempat.

“Pada hari Jumat kemarin rekan-rekan dari Polres MBD menangkap empat orang pelaku perjudian. Satu diantaranya anggota kami sendiri, dua lainnya adalah PNS, dan seorang lagi pihak swasta,” kata Roem, Senin (30/8/2021).

Baca Juga :   40 Orang Gila di Ambon Positif Covid-19, Tenaga Medis di RSKD Sampai Kewalahan

Ia mengakui keempat pelaku itu disergap setelah Kapolres MBD, AKBP Dwi Bachtiar Rivai, mendapat laporan masyarakat melalui telepon genggam.

“Ada warga yang melapor ke Kapolres MBD melalui telepon. Warga itu menyampaikan bahwa ada orang main judi di Toko Ateng Miru,” ungkapnya.

Menurut Roem setelah mendapatkan laporan tersebut, Kapolres langsung memerintahkan Kasat Reskrim dan anggotanya untuk melakukan penyelidikan dan turun ke lapangan. Setelah memastikan informasi tersebut, anggota langsung melakukan penggebrekan dan menangkap keempat pelaku.

“Setelah penggebrekan, polisi langsung menangkap para pelaku dan menyita uang tunai sebanyak 1.030.000 dan dua set kartu besar merk kris,” katanya.

Roem menambahkan keempat pelaku selanjutnya dibawa ke kantor Polres MBD untuk menjalani pemeriksaan dan saat itu juga mereka langsung ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga :   40 Orang Gila di Ambon Positif Covid-19, Tenaga Medis di RSKD Sampai Kewalahan

“Keempat pelaku sudah ditetapkan sebagai tersnagka dan langsung di tahan di sel tahanan Polres saat ini,” ujarnya.

Atas perbuatan itu, polisi menjerat keempat tersangka dengan Pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara. (KPL)

Berita Terkini

2 Bocah di Ambon Tersert Banjir di Sungai, Satu Korban Hilang

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Dua bocah di kawasan Ahuru, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon terseret banjir di sungai saat hujan lebat mengguyur...

Berita Terkait