Ingin Hilangkan Jejak Jadi Alasan 2 Tersangka Nekat Lempar Firman dari Atas JMP

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Dua tersangka pembunuh Firman alias La Tole (20) yakni AP (21) dan RB (16) nekat melempar korban dari atas Jembatan Merah Putih (JMP).

Keduanya nekat melempar korban dari atas JMP yang ketinggiannya mencapai 40 meter setelah menganiaya korban hingga pingsan.

Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Kombes Pol Leo Surya Nugraha Simatupang kedua tersangka nekat melempar korban dari atas JMP bukan tanpa alasan.

“Jadi keduanya melempar korban dari atas jembatan saat korban sednag pingsan. Dari pengakuan keduanya, aksi itu dilakukan untuk menghilangkan jejak,” kata Leo kepada wartawan di kantor Polresta Pulau Ambon, Jumat sore (20/8/2021).

Aksi penganiayaan yang berujung pelemparan korban dari atas JMP itu terjadi seusai korban bersama kedua rekannya itu terlibat salah paham saat sedang pesta miras di sebuah hotel di Ambon.

Kesalahpamahan berlanjut saat korban dan kedua tersangka pulang dari hotel dan melintas di atas Jembatan Merah Putih.

Menurut Leo, setelah penganiayaan terjadi di atas jembatan, tersangka AP kemudian berinisiatif membuang korban dari atas jembatan dan ide itu disetujui oleh rekannya RB.

“Saat itulah, kedua tersangka langsung melempar korban dari atas jembatan,” katanya.

Baca Juga :   Sopir Angkot Mogok Massal di Ambon, Penumpang Terlantar hingga Macet Parah

Leo menyebut kedua tersangka mengaku saat itu bermaksud membuang rekannya itu ke laut, namun korban malah jatuh tepat di atas pondasi penyangga jembatan. Akibatnya kepala korban hancur dan kaki serta tangannya patah.

“Kedua tersangka ini ingin membuang korban ke laut itu harapannya tapi korban jatuh tepat di atas pondasi penyangga JMP,” ujarnya.

Kedua tersangka sendiri ditangkap di Desa Seith, Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah pada Jumat pagi tadi. Setelah menjalani pemeriksaan oleh penyidik, keduanya langsung ditetapkan sebagai tersnagka dan langsung di tahan.

Baca Juga :   Wali Kota Bicara Ambon City of Musik di Konferensi Musik Internasional, Ini Tanggapan Menparkeraf Sandiaga Uno

Diberitakan sebelumnya, kedua tersnagka membuang korban dari atas Jembatan Merah Putih pada Kamis (19/8/2021) dinihari sekira Pukul 03.30 WIT. Aksi itu dilakukan kedua tersangka setelah mereka pesta miras bersama korban di sebuah hotel di Ambon.

Jasad korban ditemukan warga pada Kamis pagi dan langsung dievakuasi ke rumah sakit Bhayangkara Ambon. Penemuan jasad korban sempat menggegerkan warga di Kota Ambon. (KPL)

Berita Terkini

2 Bocah di Ambon Tersert Banjir di Sungai, Satu Korban Hilang

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Dua bocah di kawasan Ahuru, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon terseret banjir di sungai saat hujan lebat mengguyur...

Berita Terkait