Gelombang Tinggi 4 Meter Ancam Peraiaran Maluku, Nelayan Wajib Waspada

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Gelombang tinggi mencapai 4 meter diperkirakan terjadi di sejumlah peraiaran laut di Maluku, Minggu (8/8/2021).

Sejumlah peraiaran Maluku yang terancam diterjang gelombang tinggi itu yakni Peraiaran Babar, Tanimbar, Kei, peraiaran Kepulauan Aru, dan Laut Arafuru.

Kepala Stasiun Maritim Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Ambon Ashar mengatakan gelombang tinggi di laut Maluku itu akan berlaku selama dua hari terhitung hari ini hingg Senin (9/8/2021) besok.

“Gelombang tinggi diperkirakan terjadi di sejumlah laut Maluku mulai hari ini hingga Senin besok,” ujarnya, Minggu.

Terkait ancaman gelombang tinggi di peraiaran Maluku itu, Kepala Stasiun Maritim BMKG Ambon, Ashar mengimbau penyedia transportasi laut dan juga para nelayan agar lebih waspada.

“Kami mengimbau untuk memperhatikan risiko pelayaran, khususnya untuk perahu nelayan agar lebih waspada,” kata Ashar, Minggu.

Sementara itu gelombang dengan ketinggian hingga 2,5 meter juga berpotensi terjadi di Pulau Buru, Ambon Lease, Peraiaran Selatan Pulau Seram dan Peraiaran Sermata-Leti.

Selain gelombang tinggi, stasiun Maritim BMKG Ambon juga memperingatkan adanya potensi cuaca buruk di wilayah Maluku.

Ashar juga memperingatkan adanya potensi angin kencang yang bergerak dengan kecepatan 5 hingga 20 knot di wilayah Maluku.

Baca Juga :   Hujan Lebat Melanda Wilayah Maluku dan 11 Daerah di Indonesia, BMKG: Waspada Angin Kencang Disertai Petir

“Sekali lagi kami mengimbau agar kondisi cuaca ini dapat diwaspadai,” pintanya. (KPL)

Baca Juga :   Hujan Lebat Melanda Wilayah Maluku dan 11 Daerah di Indonesia, BMKG: Waspada Angin Kencang Disertai Petir

Berita Terkini

2 Bocah di Ambon Tersert Banjir di Sungai, Satu Korban Hilang

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Dua bocah di kawasan Ahuru, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon terseret banjir di sungai saat hujan lebat mengguyur...

Berita Terkait