Anggota DPRD Maluku Murniati Hentihu Meninggal Dunia di Namlea

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Kabar duka datang dari Kabupaten Buru. Anggota  DPRD Provinsi Maluku, Murniati Sulaiman Hentihu meninggal dunia, Selasa (10/8/2021).

Istri dari mantan Bupati Buru Husni Hentihu ini dikabarkan meninggal dunia karena sakit. Almarahumah meninggal dunia di Namlea pada Selasa dinihari tadi sekira Pukul 01.00 WIT.

Kabar duka meninggalnya politisi perempuan Partai Golkar ini pun sontak beredar luas di berbagai flatrom media sosial seperti facebook dan grup WhatsApp. Para warganet membagikan kabar duka itu sambil memajang foto almarhumah dan mendoakannya.

“Ya Allah Ya Rabb.. Innalillahi wainnailaihi rajiun_Kehilangan tante saying Aty Hentihu (Anggota DPRD Maluku) Mohon dimaafkan segala salah dan khilaf almarhumah, juga mohon almarhumah didoakan . Insha Allah Husnul Khatima dan menggapai Jannah Allah SWT. Alfatiha” tulis Anggota DPRD Maluku Azis Hentihu yang juga masih kerabat dekat almarhumah di akun facebooknya, Selasa pagi.

“Telah berpulang ke rahmatullah ibu Hj Aty Hentihu. Ya Allah tempatkan ibu haji di surgamu,” tulis Suharti Rasyid di linimasa facabooknya.

Selain warga Buru keluarga besar Korp Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Maluku dan juga keluarga besar Partai Golkar Maluku ikut membagikan kabar duka dan mendoakan almarhumah.

Baca Juga :   16 Pelajar Asal Maluku Ikut Seleksi Calon Paskibraka Nasional

Ketua DPD Partai Golkar Maluku Ramly Umasugi yang dikonfirmasi dari Ambon ikut membenarkan meninggalnya almarhumah.

Ia pun menyampaikan rasa duka yang mendalam atas berpulangnya istri mantan Bupati Buru dua periode tersebut.

“Atas nama pribadi, keluarga serta DPD Golkar Maluku kami menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya almarhumah ibu Murniati Sulaiman Hentihu,” kata Ramly.

Almarhumah sendiri tercatat sudah dua kali menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Maluku dari Partai Golkar.

Rencananya jenazah almarhumah akan dimakamkan di Namlea sore ini atau selepas shalat Ashar. Pemakaman jenazah almarhumah baru akan dilakukan sore hari karena masih menunggu keluarga dari Kota Ambon.

Baca Juga :   Hasil Pemeriksaan tidak Ada Tanda Kekerasan di Tubuh Jasad Perempuana yang Terlilit Tali

“Pemakaman nanti setelah selesai Ashar karena masih menunggu keluarga almarhumah dating dari Ambon,” kata Arif salah satu kerabat almarhumah. (KPI)

Berita Terkini

2 Bocah di Ambon Tersert Banjir di Sungai, Satu Korban Hilang

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Dua bocah di kawasan Ahuru, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon terseret banjir di sungai saat hujan lebat mengguyur...

Berita Terkait