2 Hari Sisir Gunung Botak, Polisi Musnahkan 35 Bak Rendaman Material Emas

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Puluhan aparat Polsek Waeapo, Polres Pulau Buru, Maluku kembali memusnahkan sejumlah bak rendaman milik penambang illegal di kawasan tambang emas Gunung Botak, Kamis (5/8/2021).

Pemusnahan sejumlah bak rendaman material emas ini dilakukan setelah polisi kembali menyisir lokasi sungai di jalur B, kawasan Gunung Botak, Dusun Wamsait, Desa Dava, Kecamatan Waelata.

Saat menemukan bak-bak rendaman tersebut, polisi langsung membakarnya bersama peralatan milik penambang yang ada di kawasan itu.

“Hari ini anggota kami kembali menyisir lokasi tambang emas di Gunung Botak, dan menemukan sebanyak 10 bak rendaman,” ungkap Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat kepada wartawan, Kamis (5/8/2021).

Dia mengatakan pemusnahan terhadap bak rendaman dan perlatan penambang illegal itu dilakukan agar mereka tidak lagi beraktivitas di kawasan itu. Roem menegaskan pihaknya tidak akan menoleransi setiap aktivitas illegal di kawasan Gunung Botak.

“Kita tindak tegas. Kita tidak ingin ada aktivitas illegal di Gunung Botak,” katanya.

Dalam aksi itu sebanyak 20 personel polisi yang dipimpin Kapolsek Waeapo, Ipda Zainal tersebut sempat menyisir para penambang illegal namun mereka telah keburu kabur dari lokasi tersebut.

Baca Juga :   Bupati Abua Tuasikal Minta Pempus Tutup Tambang Emas di Tamilow

“Penyisiran hari ini tidak menemukan para penambang ilegal. Mereka diduga sudah kabur sejak dilakukan razia pada Selasa kemarin,” katanya.

Roem menambahkan selain menyisir penambang illegal dan meusnahkan bak rendaman, dalam operasi itu, polisi juga mengimbau masyarakat yang mendiami kawasan itu untuk tidak melakukan aktivitas ilegal di area tambang, apalagi menggunakan bahan kimia berbahaya seperti sianida dan merkuri, karena hal itu akan merusak lingkungan.

“Kami juga terus menghimbau masyarakat di sekitar lokasi tambang emas untuk tidak melakukan aktivitas penambangan emas menggunakan bahan kimia berbahaya karena dapat merusak lingkungan,” pintanya.

Baca Juga :   Pembunuh Berdarah Dingin Paling Dicari Polres Buru Diringkus di Hutan Rodi

Sehari sebelumnya, puluhan personel Polsek Waeapo juga menyisir kawasan Gunung Botak dan memusnahkan sebanyak 25 bak rendaman material emas di kawasan itu. (KPL)

Berita Terkini

2 Bocah di Ambon Tersert Banjir di Sungai, Satu Korban Hilang

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Dua bocah di kawasan Ahuru, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon terseret banjir di sungai saat hujan lebat mengguyur...

Berita Terkait