Warga Tehoru di Tenda Pengungsian Harapkan Bantuan Pemerintah

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID– Ratusan warga Tehoru, Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), kini mengungsikan diri ke dataran tinggi, setelah diguncang gempa bumi berkekuatan 6.1 skala richter, Rabu siang (16/6/2021).

Warga ungsikan diri lantaran takut ancaman tsunami. Sisi lain Pemerintah Malteng sendiri juga sudah perintahkan warga yang tinggal di pesisir pantai, segera meninggalkan tempat tinggal mereka dan beranjak ke lokasi yang lebih aman.

Upaya yang dilakukan pemerintah tersebut, guna menghindari warganya dari ancaman tsunami, yang menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) IX Ambon, sangat berpotensi.

Kini warga telah menempati tenda-tenda pengungsian di Gunung Pamali dan Kotalu. Sebagian warga lain juga menempati bangunan sekolah dan tempat-tempat yang dianggap jauh dari wilayah pantai.

Data dihimpun, Kampiun.co.id, Kamis dini hari menyebut, kondisi warga di tenda-tenda pengungsian sangat memprihatikan.

Menyikapi kondisi tersebut, Felmi Lamasano, warga Tehoru, meminta pemerintah bisa berupaya untuk membantu warga yang saat ini telah mengungsikan diri.

Menurut dia,  di tenda-tenda pengungsian banyak anak-anak dan balita. Mereka terpaksa tidur dengan kondisi seadanya. Untuk itu, dia meminta agar pemerintah bisa memasok bantuan berupa obat-obatan, makanan dan selimut ke lokasi pengungsian.

Baca Juga :   Mobil Terios Terbalik, Sopir dan Penumpang Malah Kabur, Polisi: Penyebabnya Mabuk

“Di tenda-tenda pengungsian terdapat banyak anak-anak dan juga balita. Selain itu ada warga yang lanjut usia (lansia). Tentu di lokasi seperti ini pasti timbul penyakit dan bisa membahayakan warga pengungsian, apalagi di tengah kondisi Covid-19. Sehingga bantuan pemerintah, seperti obat-obatan dan makanan sangat diharapkan. Medis juga harus tanggap,”pintanya.

Dia juga meminta, agar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera melakukan pendataan terhadap rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi berkekuatan 6.1 skala richter mengguncang wilayah mereka.

Baca Juga :   Mobil Terios Terbalik, Sopir dan Penumpang Malah Kabur, Polisi: Penyebabnya Mabuk

“Iya kami juga minta agar BPBD segera mendata rumah-rumah warga yang rusak akibat gempa bumi.  Sisi lain BMKG juga harus tetap memenotoring dan merilis informasi terbaru, agar warga tetap waspada,” pintanya lagi. (DBA)

Berita Terkini

Pesan Mengharukan Briptu Elizer ke Istri Sebelum Ditemukan Tewas Gantung Diri

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Seorang Anggota Satlantas Polres Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku Briptu EB (28) alias Elizer ditemukan tewas diduga bunuh...

Berita Terkait