Warga Mengeluh, Bayar Meteran Listrik 2020 2021 Belum Terpasang, Petugas PLN Ranting Tahalupu Malah Acuh

Baca Juga

AMBON, KAMPIUN.CO.ID – Puluhan warga di Dusun Tomi-Tomi Desa Tahalupu Kecamatan Huamual Belakang, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) yang rumahnya belum juga teraliri listrik mengeluhkan kinerja petugas PLN pada ranting Tahalupu yang terkesan diam.

Puluhan warga ini mempertanyakan terkait meteran listrik yang belum juga dipasang di dusun tersebut padahal mereka telah membayar uang muka yang terhitung sampai saat ini sudah 7 bulan lamanya.

Salah satu warga Dusun Tomi-tomi, La Tapia mengatakan sebanyak 25 orang warga di dusun itu rumahnya belum teraliri listrik sementara sebagian besarnya warga di dusun itu rumahnya sudah terpasang aliran listrik dari PLN.

Padahal 25 warga di Dusun itu sudah melakukan pembayaran Kwh untuk pemasangan meteran listrik di rumahnya sejak awal Desember 2021 lalu. Mereka melakukan pembayaran Kwh meteran listrik karena adanya permintaan dari PLN Ranting Tahalupu.

“Pembayaran Kwh listrik sudah ditunaikan warga pada Desember 2020 lalu, tapi sampai sekarang ko meterannya belum juga dipasang?, “ tanyanya saat menghubungi Kampiun.co.id via telfon, Selasa (15/06/2021).

Kata dia keluhan warga ini sebelumnya sudah disampaikan kepada pihak PLN pada ranting Tahalupu melalui komunikasi yang melibatkan kepala pemerintahan dusun setempat namun tak menunjukan titik terang.

Pihak PLN hanya berjanji akan segera melakukan pemasangan bagi warga yang sudah melunasi administrasi pendaftaran pada tahap pertama yang dijadwalkan pada awal bulan Ramadhan kemarin, namun tak kunjung terlaksana.

“ Pihak PLN yang mengajukan warga untuk segera melakukan pembayaran Kwh dan berjanji pemasangan listrik tuntas sebelum Ramadhan. Namun sangat disayangkan sudah berjalan sampai 7 bulan meteran tidak masuk di rumah warga di Dusun tersebut, “ kesalnya.

Warga lainnya, Jasmin Wabula juga membenarkan informasi tersebut, ia mengaku kesal dengan sikap petugas PLN di wilayah itu yang memilih diam dengan keluhan warga itu.

Diapun mempertanyakan alasan PLN belum juga melakukan pemasangan meteran terhadap puluhan rumah warga di dusun itu, padahal menurutnya 25 warga yang rumahnya belum terpasang meteran itu sama-sama melakukan pembayaran administrasi untuk pemasangan meteran pada bulan Desember 2020 lalu itu.

Kata dia warga yang sudah melunasi pembayaran rata-rata mereka memasang daya antara 450 VA dan 900 VA dengan varian harga untuk daya 450 VA seharga Rp 4 ratus ribu sedangkan daya 900 VA seharga Rp.850.ribu.

Untuk proses pemasangan sendiri, kata dia pihak PLN melakukannya dua tahap, untuk tahap pertama sudah diselesaikan begitu warga melunasi pembayaran administrasi pertama, dan tahap kedua bagi yang melakukan pelunasan pada termin kedua mulai terpasang dijadwalkan awal bulan Ramadhan kemarin, namun sampai saat ini sebanyak 25 warga yang ikut melunasi pembayaran tahap pertama tak kunjung dipasang, padahal ada warga yang melakukan pemasangan pada tahap ke dua justru terpasang.

“ Warga yang sudah bayar pada Desember 2020 lalu rata-rata warga yang memasang daya 900VA dengan harga 850.000 untuk tahap pertama ada yang sudah diselesaikan, tapi ada sebanyak 25 warga sampai tahun 2020 belum juga dipasang, padahal janji pihak PLN sebelum lebaran idul fitri kemarin,” ketusnya.

Untuk itu, dia bersama warga lainnya meminta kepada pihak PLN untuk menyelasaikan permasalahan yang sudah berlangsung ini. Meminta kejelasan dari pihak PLN terkait waktu kapan meteran segera masuk ke rumah mereka karena pembayaran sudah dilunasi.

Sementara itu Kepala PLN Ranting Tahalupu yang coba dihubungi via ponselnya untuk diminta konfirmasinya beberapa kali nomornya tak aktif. (KB)

Warga Mengeluh, Bayar Meteran Listrik 2020 2021 Belum Terpasang, Petugas PLN Ranting Tahalupu Malah Acuh

Berita Terkini

Pertamina Resmikan SPBU Kompak BBM Satu Harga di Kampung Baad Merauke

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Sebagai upaya untuk memberikan kemudahan akses masyarakat Kampung lokal Papua dalam mendapatkan energi yang berkualitas, PT Pertamina (Persero) dan...

Berita Terkait