Tolak Putusan Hakim, Terdakwa Jambret di Tugu Trikora Ajukan Banding

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID- Jefri Gerson Bastian satu dari dua terdakwa tindak pidana penjambretan memilih banding atas putusan tiga tahun yang dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Ambon kepadanya, Kamis (3/6/2021).

Jefri mengaku tidak melakukan aksi kejahatan seperti yang dituduhkan sehingga ia memilih banding. Sebelumnya saat pembacaan pleidoe, Maulany juga telah membantah segalah tuduhan kepada majelis hakim.

Dia juga menyebut saat pemeriksaan di kepolisian ia sempat dipukuli dan diintimidasi.

“Dua terdakwa yang divonis tiga tahun penjara adalah Jefri Gerson Bastian dan Gusty Anggy Maulany, namun terdakwa Jefry membantah telah melakukan aksi penjambretan dan keberatan dengan putusan majelis hakim karena dia mengaku tidak terlibat,” kata kuasa hukum terdakwa, Robert Lesnussa di Ambon, Kamis.

Menurut Robert, terdakwa Anggy dalam proses persidangan juga sudah mengakui kalau Gerson tidak terlibat dalam aksi penjambretan di kawasan Tugu Trikora Ambon, namun ada rekannya yang lain yang turut terlibat.

“Dia juga mengalami pemukulan saat diperiksa polisi ketika menjalani pemeriksaan dan sempat dirawat oleh salah satu penghuni rumah tahanan negara lainnya,” jelas Robert.

Majelis hakim PN Ambon yang diketuai Luthfi Alzagladi sebelumnya memvonis tiga tahun penjara terhadap dua terdakwa karena terbukti melanggar pasal 365 ayat 2 ke-1 dan ke-2 KUHPidana juncto pasal 53 ayat 1 KUHPidana.

Baca Juga :   2 Pelaku Jambret di Pasar Mardika Dibekuk Polisi, 2 Lainnya¬† Masih Buron

Ada pun hal yang memberatkan kedua terdakwa ini lantaran perbuatan mereka mengakibatkan korban terjatuh dan luka lecet karena mempertahankan tas yang dijambret.

Sedangkan yang meringankan adalah kedua terdakwa bersikap sopan dan mengakui perbuatannya.

Putusan majelis hakim juga lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum Kejari Ambon, Chaterina Lesbata yang dalam persidangan sebelumnya meminta terdakwa dijatuhi hukuman penjara selama lima tahun.

Baca Juga :   Cabuli Bocah Ingusan di Kamar Mandi, Oknum Brimob Dihukum 5 Tahun Bui

Untuk diketahui kedua terdakwa melakukan aksi penjambretan pada Selasa, (11/8/202) bertempat di Jalan trotoar tikungan Kantor PLN Kecamatan Sirimau Kota Ambon atau tepatnya di depan Tugu Trikora.

Saat itu keduanya merampas sebuah tas kantong berisikan uang tunai sebesar Rp5 juta milik korban Agustina Aleta Vokames dan disertai kekerasan atau ancaman kekerasan terhadap korban. Polisi yang mendapatkan lapodan kemudian menangkap kedua terdakwa. (KPL)

Berita Terkini

Pratu BK yang Pukul KO 2 Polisi di Pos Mutiara Itu Petinju?, Ini Penjelasan Kodam

Oknum TNI yang Berkelahi dengan Polisi Dibilang Petinju, Begini Penjelasan Kodam Pattimiura AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Sejumlah foto dan video Pratu BK, oknum TNI...

Berita Terkait