Sudah Jadi Tersangka, Kapan Istri Dekan Fisip Unpatti Ditahan?

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Penetapan tersangka dalam kasus dugaan korupsi Anggaran Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk operasional kendaraan dinas termasuk truk sampah tahun anggaran 2019-2020 di dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan telah diumumkan Kejari Ambon.

Dalam kasus itu penyidik Kejari Ambon mengumumkan tiga tersangka. Mereka adalah Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup dan Persampahan (LHP) yang juga bertindak selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Lucia Izaak, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Mauritsz Yani Talabesy yang juga adalah  Kepala Seksi Pengangkutan Bidang Kebersihan dan Ricky M. Syauta mantan Manajer SPBU Belakang Kota.

Lucia Izaak sendiri merupakan istri dari Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pattimura Ambon, Tony Pariela.

Status ketiga tersangka dimumkan langsung oleh Kepala Kejari Ambon, Dian Frits Nalle di kantornya, Senin (7/6/2021).

Ketiganya ditetapkan sebagai tersangka karena diduga telah menyelewengkan anggaran penggunaan BBM tahun 2019-2020 senilai Rp 5,6 miliar. Dalam kasus itu Negara dirugikan lebih dari Rp 1 miliar.

Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, namun Lucia, Mauritsz dan Ricky belum juga ditahan.

Baca Juga :   Aktivis Lingkungan Apresiasi Kinerja DLHP Ambon Bersihkan Kota dan Laut

Kepala Kejari Ambon, Frits Nale yang dikonfirmasi  belum mau memberikan keterangan terkait kapan ketiga tersangka tersebut ditahan.

“Belum, nanti saya release adik,” balas Frits lewat pesan singkat whatsaap, Selasa  malam .

Diberitakan sebelumnya, Lucia Izaak, Mauritsz Yani Talabesy dan Ricky M. Syauta ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejari Ambon pada Senin (7/6/2021).

Ketiganya ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik Kejari Ambon yang menangani kasus tersebut meminta keterangan dari sebanyak 33 saksi. Ketiga tersangka juga ikut diperiksa penyidik Kejari Ambon.

Atas perbuatannya itu, penyidik menjerat ketiganya dengan Pasal 2 Ayat (1) Dan Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-undang RI Nomor 31 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Pemberantasan korupsi Jo Pasal 55, 56 KUHPidana. (KPL).

Baca Juga :   Sebelum Jadi Tersangka Kadis LH Usul Pensiun Dini, Wali Kota: Dia Sudah Feeling

Berita Terkini

Guru SD di Buru Selatan Perkosa Cewek ABG, Setelah Pergoki Korban Lagi Begituan Sama Pacarnya

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-LOS, seorang oknum guru sekolah dasar (SD) di Kecamatan Waesama, Kabupaten Buru Selatan, Maluku dilaporkan ke polisi karena diduga...

Berita Terkait