Rekonstruksi Kasus Surat Rapid Antigen Palsu, 4 Tersangka Perankan 18 Adegan

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Penyidik Ditreskrimum Polda Maluku menggelar rekonstruksi kasus pemalsuan surat keterangan rapid antigen dan geNose di Bandara Pattimura Ambon, Kamis (3/6/2021).

Empat tersangka masing-masing, R (49), H (34) warga Kebun Cengkeh pegawai travel, dan pegawai PT Angkasa Pura Support, S (26) MA (38) dihadirkan penyidik dalam rekonstruksi tersebut.

Mereka memperagakan sebanyan 17 adegan di lantai II terminal keberangkatan, Bandara Pattimura.sedangkan satu adegan berlangsung di sebuah travel di kawasan AY Patty Ambon.

Dalam rekonstruksi itu, pegawai travel dan pegawai PT Angkasa Pura Support ini memperagakan awal proses dan pembuatan surat GeNose palsu yang akan digunakan oleh penumpang untuk melakukan perjalanan.

Kabag Wasidik Ditreskrimum Polda Maluku, AKBP Adolof Bormasa mengaku, rekonstruksi ini untuk kepentingan penyidikan.

“Ada 4 tersangka yang iktu rekonstruksi, untuk memperagakan 17 adegan. Satu nanti terakhir di Travel, jadi total semua ada sekitar 18 adegan. mulai proses dari travel dimana ada penumpang beli tiket dan pihak travel menunjukan tempat untuk mengambil geNose,” jelas Bormasa kepada wartawan.

Menurut mantan Kapolres SBT dan Aru ini, kasus tersebut masih dalam pengembangan, dan tidak menutup kemungkinan akan ada rekonstruksi lagi untuk mempermudah jaksa ketika meneliti berkas perkara.

Dia mengungkapkan dari pengakuan tersangka, sejak awal April sudah sekitar 10 surat yang dikeluarkan.

Diberitakan sebelumnya, Aparat Direktorat Krminal Umum (Ditkrimum) Polda Maluku menangkap enam orang warga di Kota Ambon lantaran terlibat dalam bisnis surat keterangan rapid tes antigen dan genose palsu.

Mereka ditangkap polisi di sebuah travel di kawasan AY Patty Ambon pada Kamis (27/5/2021) setelah polsi mendapatkan informasi adanya praktek pemalsuan surat rapid tes antigen palsu yang dilakukan para pelaku.

Dalam penangkapan itu, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai Rp 14.7000.000, satu unit laptop, tiga unit kompueter, sebuah printer dan sebuah cap stempel. (KPL)

Rekonstruksi Kasus Surat Rapid Antigen Palsu, 4 Tersangka Perankan 18 Adegan

Berita Terkini

Konvoi Terus Berlanjut, Satgas Covid-19 Ingatkan Warga Ambon Tahan Diri

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Ambon, meminta seluruh warga Kota Ambon khususnya para mendukung Negara-negara yang berkompetisi di turnamen...

Berita Terkait