Profil Timnas Turki, Pelatih dan Skuad di Euro 2021

Baca Juga

KAMPIUN.CO.ID-Tim Nasional (Timnas) Turki menyongsong gelaran Euro 2021 pada 12 Juni sampai 12 Juli mendatang, dengan bermodalkan skuad pemain muda.

Berada di bawah asuhan pelatih sarat pengalaman, Şenol Güneş, Turki menjadi penantang serius untuk kontingen Grup A lain, yang terdiri dari Italia, Swiss, dan Wales.

Jika mengacu ranking FIFA terbaru (per 27 Mei 2021), Timnas Italia (rank 7) memang layak ditempatkan sebagai unggulan teratas di Grup A. Namun demikian potensi kejutan dari tim kuda hitam seperti Swiss (rank 13), Wales (rank 17), dan Turki (rank 29), tetap tak bisa diremehkan.

Optimisme Skuad Muda Timnas Turki di bawah besutan pelatih Şenol Güneş, menatap putaran final EURO 2021 atau Piala Eropa 2020 dengan bermodal skuad muda.

Terhitung hanya ujung tombak Burak Yılmaz (35 tahun), dan kiper cadangan Mert Günok (32 tahun), yang sudah menginjak usia kepala 3.

Selebihnya seluruh anggota timnas berjuluk Ay-Yıldızlılar atau The Crescent-Stars tersebut diisi oleh para penggawa yang masih berusia 20-an tahun.

Kendati mayoritas berisi darah muda, Şenol Güneş tetap yakin skuadnya mampu berbuat banyak di kejuaraan nanti.

“Kami bisa mengatakan bahwa tim ini cukup muda, bahkan mungkin tim Turki termuda yang pernah berpartisipasi dalam turnamen. Pemain kami masih muda tapi mereka coba bermain bagus. Mereka mendapat pengalaman. Kami melihat hari-hari yang baik, serta mendapat kepercayaan diri dari hasil yang dicapai,” ujar Şenol Güneş, dikutip dari laman resmi UEFA.

Baca Juga :   Bursa Calon Pengganti Zidane: dari Allegri hingga Conte

Pelatih gaek berusia 69 tahun itu menganggap bahwa Timnas Turki saat ini boleh dibilang tengah berproses untuk pencapaian jangka panjang, yang mungkin baru dapat memetik hasil maksimal pada 4 tahun yang akan datang.

Baca Juga :   Inggris Taklukkan Kroasia Lewat Gol Tunggal Raheem Sterling

“Kami lebih tertarik pada tujuan jangka panjang ketimbang pencapaian jangka pendek. Dengan tim muda ini kami membangun filosofi, dan kami akan mendapat manfaat dari rencana kami dalam 4 tahun ke depan,” terang Güneş.

Proyeksi Güneş memang bukan tanpa dasar. Hal itu dibuktikan dengan keberhasilan Turki merebut tiket lolos putaran final EURO, meski dalam babak kualifikasi mereka harus bersaing dengan tim kuat lain, seperti Islandia dan sang juara dunia Perancis.

Adapun mengenai peta persaingan di Grup A, Güneş memang tak menampik bahwa Italia merupakan kandidat terkuat di grup. Namun ia tetap yakin skuadnya dapat memetik hasil positif untuk lepas dari babak penyisihan grup.

“Pertama-tama semua yang berhasil sampai di sini (putaran final) adalah tim sukses. Italia tak pernah kalah pada fase kualifikasi, dan Swiss adalah tim yang sukses. Laga kontra Wales juga akan menarik. Meski Italia adalah favorit, saya pikir kami juga kuat. Saya harap permainan berjalan bagus, kami ingin menang dan melewati fase grup,” ujar Şenol Güneş dengan percaya diri.

Sosok yang pernah menjuarai Liga Turki baik sebagai pemain maupun pelatih itu berharap laga perdana Turki vs Italia yang juga sebagai duel pembuka EURO 2021, dapat memunculkan kejutan manis bagi timnya.

“Berada di turnamen ini dan bermain dalam laga pembuka membuat kami bangga. Dalam setiap laga pembuka ada kejutan, dan saya harap kami juga bisa melakukannya,” ujar Güneş yang pernah memimpin Timnas Turki dalam ajang Piala Dunia 2002 tersebut.

Jejak Karir Şenol Güneş lahir pada 1 Juni 1952 di kota Trabzon yang terletak di pesisir Laut Hitam, Turki. Ia mengawali karir sebagai pemain profesional di klub A Sebatspor pada tahun 1970. Hanya 2 tahun berselang, ia memutuskan pindah ke klub rival sekota, Trabzonspor.

Baca Juga :   Lewat Drama Adu Penalti, Villarreal Taklukkan MU di Partai Final Liga Europa
Baca Juga :   Cek Jadwal Euro 2021, Siapa Tahu Tim Favoritmu Ada di Grup Neraka

Bersama Trabzonspor, Güneş sukses meraih aneka gelar sebagai pemain, seperti: Liga Turki dan Chancellor Cup Turki. Ia bahkan tak pernah lagi pindah klub, hingga memutuskan pensiun di klub tersebut tahun 1987.

Usai pensiun dari lapangan hijau, Şenol Güneş memilih berkarir dalam bidang kepelatihan.

Ia sempat mengisi posisi asisten pelatih Trabzonspor pada tahun 1988. Hanya setahun berkiprah sebagai asisten pelatih, Güneş lantas ditunjuk untuk membawahi tim Boluspor yang bertarung di strata ke-2 Liga Turki.

Selepas sempat menangani Istanbulspor pada musim 1992/1993, Şenol Güneş lantas kembali ke Trabzonspor pada September 1993, kali ini dengan posisi sebagai pelatih kepala. Ia tercatat memimpin timnya dalam 150 laga dari tahun 1993 sampai 1997.

Şenol Güneş sempat menduduki kursi kepelatihan Timnas Turki pada kurun 2000 sampai 2004. Di bawah kepemimpinannya, Turki kala itu sukses menduduki peringkat 3 dalam ajang Piala Dunia 2002 di Korea-Jepang.

Namun demikian 2 tahun berselang Güneş lengser dari timnas, usai gagal meloloskan negaranya ke putaran final EURO 2004.

Güneş sejatinya banyak mendapat tawaran berkarir ke luar negeri, selepas keluar dari timnas. Namun ia memutuskan kembali ke Trabzonspor. Baru pada Januari 2007, Şenol Güneş menerima tawaran FC Seoul untuk berkiprah di Liga Korea. Ia bertahan di Seoul hingga November 2009.

Selepas dari Korea Selatan, Şenol Güneş kembali ke Trabzonspor. Ia sempat pula menangani tim Turki lain seperti Bursaspor dan Besiktas.

Karir kepelatihan Güneş yang sanggup membawa tim-tim asuhannya menjuarai: Liga Super Turki, Piala Turki, Super Cup Turki, dan Chancellor Cup, membawanya kembali ke kursi kepelatihan Timnas Turki sejak Februari 2019.

Berikut daftar anggota skuad Timnas Turki di ajang EURO 2021, dikutip dari laman UEFA. Timnas Turki

Baca Juga :   Tak Betah di Juventus, Rondaldo Dikabarkan Bakal Kembali ke MU
Baca Juga :   Prediksi Euro: Belanda vs Ukraina 14 Juni 2021

Kiper: Altay Bayındır (Fenerbahçe), Uğurcan Çakır (Trabzonspor), Mert Günok (İstanbul Başakşehir).

Belakang: Kaan Ayhan (Sassuolo), Zeki Çelik (LOSC Lille), Merih Demiral (Juventus), Ozan Kabak (Liverpool), Umut Meraş (Le Havre), Mert Müldür (Sassuolo), Çağlar Söyüncü (Leicester City), Rıdvan Yılmaz (Beşiktaş).

Tengah: Taylan Antalyalı (Galatasaray), Hakan Çalhanoğlu (AC Milan), Halil Dervişoğlu (Brentford), İrfan Can Kahveci (Fenerbahçe), Orkun Kökçü (Feyenoord), Abdülkadir Ömür (Trabzonspor), Dorukhan Toköz (Beşiktaş), Ozan Tufan (Fenerbahçe), Okay Yokuşlu (West Brom).

Depan: M. Kerem Aktürkoğlu (Galatasaray), Kenan Karaman (Fortuna Düsseldorf), Enes Ünal (Getafe), Cengiz Ünder (Leicester City), Yusuf Yazıcı (LOSC Lille), Burak Yılmaz (LOSC Lille).

Sumber: Tirto

Berita Terkini

Guru SD di Buru Selatan Perkosa Cewek ABG, Setelah Pergoki Korban Lagi Begituan Sama Pacarnya

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-LOS, seorang oknum guru sekolah dasar (SD) di Kecamatan Waesama, Kabupaten Buru Selatan, Maluku dilaporkan ke polisi karena diduga...

Berita Terkait