Pekan Depan Kejari Ambon Umumkan Tersangka Kasus Korupsi di DLHP

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon bakal menetapkan para tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyimpangan anggaran BBM tahun 2019-20210 di Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon.

Sebelumnya Kejari telah berjani akan menetapkan para tersangka kasus dugaan korupsi penyimpangan penggunaan anggaran BBM di DLHP Kota Ambon dalam pekan ini.

Terkait penundaan penetapan tersangka dalam kasus tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Ambon, Firs Nalle yang dikonfirmasi meminta wartawan untuk bersabar.

Ia pun memastikan tersangka dalam kasus itu akan segera diumumkan Senin 7 Juni 2021, pekan depan.

“Sabar adik senin semua teman-teman pers saya undang untuk release (tersangkanya),” tulis Kajari dalam pesan whatsApp.

Dia menjelaskan saat ini pihaknya masih menunggu hasil audit perhitungan kerugian keuangan Negara dari BPKP Perwakilan Maluku, sehingga mereka tak mau terburu-buru.

“Jangan terburu buru, kami masih nunggu audit BPKP ok,” tambah Kajari.

Untuk diketahui ada tiga calon tersangka dalam kasus tersebut yang kini telah menjadi konsumsi public, yakni Kepala DLPH Ambon, Lusia Izack, dan salah satu anak buahnya di DLHP Kota serta Manejer SPBU Belakang Kota.

Kasus dugaan penyalahgunaan anggaran BBM di DLHP Kota Ambon di tahun 2019 sebagian diantaranya fiktif dengan nilai sebesar Rp 9 milliar.

Baca Juga :   Raja Haruku Diperiksa Jaksa Soal ADD, Dalam Tempo Singkat akan Ada Tersangka

Indikasi penyalahgunaan anggaran ini, tidak hanya terjadi di tahun 2019, namun berlangsung hingga 2020 dengan nilai kerugian yang belum dapat dipastikan.

Terkait kasus tersebut, penyidik telah memeriksa lebih dari 30 saksi termasuk Kepala DLHP Ambon, Lucia Isack, PPTK, Kabid, dan sejumlah saksi pendukung lainnya. (KPI)

Baca Juga :   Jaksa Geledah Ruangan Sekda SBB, Sejumlah Dokumen Disita

Berita Terkini

Guru SD di Buru Selatan Perkosa Cewek ABG, Setelah Pergoki Korban Lagi Begituan Sama Pacarnya

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-LOS, seorang oknum guru sekolah dasar (SD) di Kecamatan Waesama, Kabupaten Buru Selatan, Maluku dilaporkan ke polisi karena diduga...

Berita Terkait