Pejabat Pemkot Ambon Mendadak Diperiksa KPK, Terlibat Korupsi?

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Sejumlah pejabat Kota Ambon mendadak diperiksa oleh tim dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pemeriksaan terhadap para pejabat Pemkot Ambon itu berlangsung di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Maluku, Jumat (25/6/2021)

Pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat Pemkot Ambon itu diduga berkaitan dengan kasus dugaan gratifikasi di kantor BPKP Perwakilan Maluku.

Sejumlah pejabat yang diperiksa komisi anti rasuah itu diantaranya Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Ambon Marthin Keiluhu, Kepala Dinas Kesehatan dr. Wendy Pelupessy dan mantan Kepala Dinas  Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP), Lucia Izaak.

Lucia Isack sendiri sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Maluku dalam kasus dugaan korupsi BBM di Dinas LHP Kota Ambon.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Ambon Marthin Keiluhu saat ditemui wartawan seusai keluar dari kantor BPKP Perwakilan Maluku Jumat sore mengakui telah diperiksa tim anti rasuah tersebut.“Benar saya diperiksa KPK,” akunya kepada wartawan.

Meski begitu ia mengaku pemeriksaan itu dilakukan KPK hanya terkait tugas dan tanggung jawabnya sebagai pejabat Pemkot.“Dimintai keterangan terkait tugas dan tanggung jawab kami di kantor,” jelasnya.

Baca Juga :   2 Hari Sisir Gunung Botak, Polisi Musnahkan 35 Bak Rendaman Material Emas

Marthin mengaku dalam pemeriksaan itu, ia juga diminta oleh KPK untuk membawa print rekening Koran. “Sesuai permintaan KPK, saya membawa buku rekening koran,” katanya sambil berlalu menuju mobilnya.

Sementara itu,  mantan Kepala DLHP Lucia Izack  yang dikonfirmasi menolak untuk berkomentar.” No no no,” ujarnya sambil tergesa-gesa meninggalkan halaman kantor BPKP.

Sementara Kepala Kesehatan Kota Ambon, dr. Wendy Pelupessy yang telah terlebih dahulu meninggalkan kantor BPKP beralasan kahadirannya di kantor BPKP untuk berkoordinasi tentang beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan.

“Beta (saya) seng (tidak) dapat periksa, beta  koordinasi dengan Pak Andre tentang katong (kita) punya kegiatan-kegiatan,”jawabnya.

Baca Juga :   Firman Ternyata Dibunuh, Dibuang Dari Atas JMP Setelah Pingsan Dianiaya

Hingga Jumat sore, sejumlah pejabat lainnya masih terus menjalani pemeriksaan oleh KPK di kantor BPKP Maluku.  (KPL)

Berita Terkini

Pesan Mengharukan Briptu Elizer ke Istri Sebelum Ditemukan Tewas Gantung Diri

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Seorang Anggota Satlantas Polres Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku Briptu EB (28) alias Elizer ditemukan tewas diduga bunuh...

Berita Terkait