Pegawai Apotik dan Anggota Satpol PP Pemalsu Surat Rapid Antigen Terancam 6 Tahun Bui

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-IS dan SM, dua pegawai apotik Marini Farma dan seorang anggota Satpol PP Pemkab Kabupaten Buru, SS resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pemalsuan surat rapid antigen.

Ketiganya ditetapkan sebaai tersangka usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polres Pulau Buru, Jumat (11/6/2021).

“Tadi sudah ditetapkan sebagai tersangka dan langsung kita tahan,” kata Kepala Sub Bagian Humas Polres Buru, Aipda MYS Djamaludin kepada Kampiun.co,id via telepon selulernya Jumat malam.

Atas perbuatannya itu ketiganya dijerat  Pasal 263 ayat (1) KUHP Junto Pasal 55 ayat (1) ke-1e KUHP dengan ancaman pidana 6 Tahun penjara.

“Ancamannya itu enam tahun penjara,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Aparat Polresta Pulau Buru, Maluku berhasil membongkar sindikat pemalsuan surat keterangan hasil rapid antigen yang melibatkan dua pegawai apotik dan seorang oknum petugas Satpol PP.

Kasus tersebut berhasil dibongkar setelah polisi mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada praktik pemalsuan surat rapid antigen di Namlea.

Pengungkapan jaringan pemalsuan rapid antigen ini dilakukan polisi berdasarkan  laporan polisi nomor : LP-A / 63 / VI / 2021 / RESKRIM / RES PULAU BURU / POLDA MALUKU tertanggal 9 Juni 2021 dan Surat Perintah Penyidikan Nomor : Sp. Sidik / 26 / VI / 2021 / Reskrim, tanggal 10 Juni 2021.

Baca Juga :   7 Pelaku Pembunuh Petani di Pulau Buru Masih Belum Ditangkap

Setelah mendapatkan laporan itu, tim Marsegu yang dipimpin oleh Bripka Hasan Lessy langsung menangkap SS di rumahnya di kawasan Kompleks Dervas Kecamatan Namlea  pada Kamis (10/6/2021) sore.

Setelah menginterogasi SS, polisi kemudian menangkap IS dan MS di apotik tempat mereka bekerja di Namlea. Dalam penangkapan itu, polisi ikut menyita sejumlah surat rapid antigen palsu.

Dari hasil pemeriksaa, para pelaku mengaku mematok harga Rp 300.000 untuk satu surat rapid antigen palsu yang dipesan warga. (KPL)

Baca Juga :   Kasus Rapid Antigen Palsu, Polda Maluku: Warga Jangan Ambil Jalan Pintas
Pegawai Apotik dan Anggota Satpol PP Pemalsu Surat Rapid Antigen Terancam 6 Tahun Bui

Berita Terkini

Konvoi Terus Berlanjut, Satgas Covid-19 Ingatkan Warga Ambon Tahan Diri

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Ambon, meminta seluruh warga Kota Ambon khususnya para mendukung Negara-negara yang berkompetisi di turnamen...

Berita Terkait