Pakai Gas Air Mata, Polisi Paksa Pendukung Timnas Belanda di Maluku Tenggara Bubar

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Konvoi kemenangan ribuan pendukung timnas Belanda di Kota Tual dan Langgur, Maluku Tenggara berlangsung ricuh, Selasa (22/6/2021).

Kericuhan terjadi setelah polisi yang berjaga di jalan-jalan berusaha menghalau massa yang berkonvoi. Namun tindakan tegas polisi itu mendapat perlawanan dari massa. Akibatnya cekcok mulut pun tak dapat dihindari.

Polisi akhinya membubarkan paksa para pendukung timnas belanda di wilayah itu setelah aksi mereka mulai tak terkendali.

Dalam aksi itu, polisi terpaksa menembakan gas air mata kearah massa karena aksi mereka dinilai telah melanggar ketertiban umum.

Kapolres Maluku Tenggara AKBP Alfaris Pattipawael kepada kampiun.co.id membenarkan pembubaran paksa konvoi pendukung timnas Belanda di wilayah tersebut.

Ia mengaku konvoi itu dibubarkan polisi lantaran  melanggar protocol kesehatan Covid-19 dan .

“Pokoknya kita bubarkan, kita tidak mau ada yang kegiatan yang bertentangan apalagi di situasi pandemi saat ini,” tegas Aflaris.

Ia menegaskan selain menimbulkan kerumunan dan tidak memakai masker, banyak dari warga yang ikut konvoi saat merayakan kemenangan timnas Belanda atas Mecadonia Utara juga tidak memakai helm dan menaati ketentuan berlalulintas di jalan raya.

Baca Juga :   Pasukan Lapis Kedua Italia Tundukkan Wales di Olimpico Roma

“Apalagi kalau sampai melawan ketentuan berlalulintas tetap kita tindak tegas. Jadi pawai semalam kita bubarkan karena itu,” katanya.

Ia menambahkan tidak hanya untuk pendukung timnas belanda, hal yang sama juga dilakukan kepada para pendukung lainnya.

“Pokoknya semua pendukung kita larang untuk konvoi karena itu mengganggu ketertiban umum dan melanggar protocol kesehatan,” tegasnya.

Ribuan pendukung timnas Belanda di Kota Tual dan Maluku Tenggara tumpah ruah ke jalanan setelah tim keseayangan mereka menang atas Mecadonia Utara dengan skor telak 3-0.

Ribuan warga ini meluapkan kegembiraannya sambil menggelar konvoi keliling kota dengan menggunakan baju timnas Belanda dan juga mengibarkan bendera kbeangsaab Belanda.

Baca Juga :   Inggris Taklukkan Kroasia Lewat Gol Tunggal Raheem Sterling

Mereka berkonvoi sambil meneriakan yel-yel kemenangan belanda sambil membunyikan klason di sepanjang jalan yang dilalui.

Sebelumnya saat Belanda menang atas Ukraina dan Austria, ribuan warga di dua daerah itu juga ikut turun ke jalan untuk berkonvoi. (KPL)

Berita Terkini

Pesan Mengharukan Briptu Elizer ke Istri Sebelum Ditemukan Tewas Gantung Diri

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Seorang Anggota Satlantas Polres Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku Briptu EB (28) alias Elizer ditemukan tewas diduga bunuh...

Berita Terkait