Nyaris Masuk Zona Merah, Warga Ambon Dilarang Gelar Respesi Pernihakan

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Pemerintah Kota Ambon kembali melarang acara repsepsi pernikahan baik yang dilakukan warga di dalam gedung maupun di luar gedung.

Kebijakan itu akan mulai diberlakukan pada pecan depan  menyusul tingginya jumlah kasus baru dan penyebaran Covid-19 di ibu kota Provinsi Maluku tersebut.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Ambon, Joy Adriansz mengatakan larangan mengadakan acara resepsi perkawinan itu untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan yang dapat berpotensi menyebabkan terjadinya penyebaran corona yang lebih massif.

“Jadi  mulai minggu depan, acara-acara resepsi di gedung atau yang dilakukan di rumah masyarakat itu untuk sementara ditiadakan,” kata Joy kepada waratwan di Kantor Wali  Kota Ambon, Rabu (30/6/2021) siang.

Dia mengatakan selama ini, warga yang hendak melakukan acara resepsi pernikahan wajib mendapat izin dari Satgas Covid-19.

Menurut dia kalaupun terpaksa diizinkan, maka tamu undangan yang menghadiri acara resepsi pernikahan harus membawa dan menunjukkan surat hasil rapid antigen.

“Jika harus dilakukan karena kondisi yang diizinkan maka undangan wajib memebawa surat rapid antigen. Dan untuk peserta harus ada pembatasan 50 persen,” ujarnya.

Ia menegaskan, kebijakan tersebut nantinya akan diawasi secara ketat oleh petugas satgas yang berada di tingkat Desa/Negeri dan kelurahan serta tingkat Kota.

Baca Juga :   2 Hari Dirawat di RSUD, Pasien Covid-19 yang Dirujuk dari RS Siloam Meninggal Dunia

“Akan dilakukan pengawasan secara intensif oleh satgas yang ada di tingkat negeri/desa dan kelurahan yang tentunya akan di back up oleh satgas tingkat Kota Ambon,” tegasnya.

Menurutnya kebijakan itu diambil mengingat tingginya penyebaran Covid-19 di Kota Ambon saat ini. Karena itu ia berharap, kebijakan tersebut dapat ditaati oleh masyarakat untuk mencegah penularan virus Covid-19.

“Kita berharap langkah-langkah yang diambil ini dapat mencegah tingkat penularan di Kota Ambon,” harapnya.

Baca Juga :   256 Pasien Corona Sembuh Dalam Sehari, Tertinggi dari Kota Ambon

Ia juga berharap kepada masyarakat Kota Ambon agar tetap mematuhi protokol kesehatan demi mencegah penyebaran Covid-19 yang lebih massif lagi.

“Kita juga berharap warga tetap mematuhi prokes, karena itu penting untuk mencegah dan menekan penyebaran kasus baru,” sebutnya.

Kota Ambon sendiri saat ini berada di zona oranye, namun berpotensi kembali ke zona merah penyebaran Covid-19.

Sejauh ini jumlah pasien aktif yang sedang menjalani perawatan di Ambon mencapai 399 orang. Jumlah ini meningkat dari pecan lalu yang hanya 100-an orang. (KPL)

Berita Terkini

Pesan Mengharukan Briptu Elizer ke Istri Sebelum Ditemukan Tewas Gantung Diri

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Seorang Anggota Satlantas Polres Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku Briptu EB (28) alias Elizer ditemukan tewas diduga bunuh...

Berita Terkait