Mahasiswa Tidak Aktif Terancam DO, Lewakabessy: Ada Mekanismenya

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID – Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Prof. Dr. F. Lewakabessy, M.Pd, menanggapi informasi rencana Drop Out (DO) 10 Ribu Mahasiswa Unpatti yang tidak aktif.

Menurutnya pernyataan tersebut masih dalam rencana sehingga masih ada tahapan lainnya yang harus dilakukan.

“Jadi yang perlu kami informasikan bahwa, apa yang disampaikan oleh Pak Rektor dalam sambutan beliau pada acara pelantikan Wakil Dekan FKIP Unpatti itu adalah terancam di DO kan, bukan sudah di DO. Itu perlu kami klarifikasi,” ujar Lewakabessy, Senin (31/5/2021) kemarin.

Lewakabesi menjelaskan, data terakhir Mahasiswa Unpatti di Pusdatin berjumlah 40,747 mahasiswa. Namun data yang masih aktif dengan kategori membayar UKT, mencetak KRS dan proses kuliah hanya sekitar 22,584 data mahasiswa.

“Ini berarti ada selisih. Selisih ini yang memang kita sementara mencari kepastian mereka posisinya dimana dan seperti apa? Ataukah sedang cuti. Jadi mereka kita kategorikan sebagai yang tidak aktif atau non aktif dan kita sementara telusuri,” ujarnya

Baca Juga :   Rektor Unpatti: Jadi Mahasiswa Butuh Inovasi dan Kreatifitas Bila Ingin Berkembang

Lewakabesi juga mengatakan, mekanisme penetapan SK DO itu panjang, tidak bisa ditetapkan begitu saja. Untuk SK DO, kata dia harus adanya usulan dari setiap Prodi di masing-masing fakultas.

“Jadi sampai sekarang masih belum ada permohonan itu dari Prodi di masing-masing fakultas. Karena, proses akademik itu ada pada prodi dan fakultas,” jelasnya.

Namun, kata dia sudah menyampaikan data-data tersebut ke Program Studi untuk memastikan data keberadaan mahasiswa yang tidak aktif itu.

“Jadi kita cari dulu anak-anak ini secara sistim baru nanti kita menyurat. Saya akan menyurat atas nama Rektor ke semua Kaprodi untuk mencari keberadaan mahasiswa. Kalau sampai akhirnya Prodi bilang tidak tahu lagi, kalau begitu usul mereka untuk di DO kan. Kalau kita tidak bikin surat DO, kita punya data membengkak terus,” terangnya (Abdul)

Baca Juga :   Ajang Pilmapres 2021 Tingkat Universitas Digelar, yang Terpilih Go Nasional

Berita Terkini

Guru SD di Buru Selatan Perkosa Cewek ABG, Setelah Pergoki Korban Lagi Begituan Sama Pacarnya

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-LOS, seorang oknum guru sekolah dasar (SD) di Kecamatan Waesama, Kabupaten Buru Selatan, Maluku dilaporkan ke polisi karena diduga...

Berita Terkait