Lestarikan Lingkungan, GPM Tanam Ribuan Anakan Pohon

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID- Komisi Lingkungan Hidup Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM) melakukan aksi peduli lingkungan dengan menanam ribuan anakan pohon di Negeri Hatalai, Kecamatan Leitimur Selatan dan di Negeri Soya Kecamatan Sirimau, Ambon, Jumat (25/6/2021).

Ribuan anakan pohon yang ditanami itu terdiri dari 450 bibit pohon rambutan, 350 bibit pohon durian, 120 bibit kayu titi dan 150 bibit pohon pala. Selain itu sebanyak 150 bibit pohon cengkeh, 150 bibit kayu besi, 150 bibit kayu lenggua, dan 150 bibit pohon gaharu.

Aksi penanaman pohon yang dilakukan GPM Maluku di Negeri Hatalai dan Negeri Soya ini ikut melibatkan Green Moluccas sebagai salah satu partisipan.

Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Kota Ambon, Anthony Gustav Latuheru tersebut merupakan rangkaian dari peringatan hari Lingkungan Hidup Sedunia 5 Juni 2021.

Sekretaris kota Ambon Anthony Gustav Latuheru saat membacakan sambutan Wali kota Ambon, Richard Louhanapessy mengingatkan mengenai restorasi ekosistem sebagai tema besar hari Lingkungan Hidup Sedunia di tahun 2021.

Baca Juga :   Hijaukan Suli, PKK Maluku dan KPH Ambon Aksi Tanam Pohon

“Masyarakat dunia sudah saatnya melakukan penyesuaian berfikir dan bertindak guna menjaga dan merawat lingkungan. Restorasi dan rehabilitasi hutan dan kawasan guna mendukung upaya mengatasi krisis perubahan iklim mutlak dilakukan”, ungkapnya.

Kegiatan penanaman ribuan anakan pohon itu sendiri mengusung tema besar GPM Pulihkan Bumi. Kegiatan tersebut merupakan akhir dari seluruh rangkaian kegiatan Sinode GPM di bulan Juni dalam rangka memperingati hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Pada dua kegiatan sebelumnya yang diselenggarakan tepat di Hari Lingkungan Hidup 05 Juni 2021, Green Moluccas turut hadir sebagai peserta FGD Lingkungan Hidup perwakilan dari NGO. LSM yang konsen dibidang lingkungan itu juga terlibat dalam seminar sehari di hari berikutnya yang menyoroti permasalahan laut dan pesisir.

Baca Juga :   Hijaukan Suli, PKK Maluku dan KPH Ambon Aksi Tanam Pohon

Di tempat yang sama, Ketua Sinode GPM Pdt. E. Maspaitela mengingatkan pentingnya penanaman tanaman endemik sehingga generasi kedepan memiliki kecintaan terhadap alam dan lingkungan.

“Sehingga anak-anak kita bisa mengenal lalu merasa memiliki dan mencintai alam. Sebab tindakan menanam adalah kekuatan menyatu dengan ibu. Dengan mencintai, merawat dan memelihara, kita akan tetap merasakan rangkulan ibu,” ujarnya.

Sementara Irene Sohilait selaku BoD Green Moluccas menyampaikan keterlibatan Green Moluccas dalam kampanye lingkungan di Ambon bukan baru pertama kali. Kegiatan lingkungan bersama GPM juga telah dilakukan sebelumnya.

“Dalam pelaksanaan kegiatan lingkungan hidup GPM seringkali melibatkan kami,” katanya.

Dia berharap, melalui penanaman ribuan anakan pohon dan buah-buahan serta beberapa tanaman lokal lainnya ini dapat menjaga kelestarian sumber air bersih di dua wilayah itu. Selain itu penanaman ribuan anakan pohon itu juga bisa mengatasi ancaman punahnya berbagai jenis tanaman local.

Baca Juga :   Hijaukan Suli, PKK Maluku dan KPH Ambon Aksi Tanam Pohon

Dalam kegiatan itu juga diselingi dnegan suguhan puisi diawal acara yang dibawakan oleh Tasya de Fretes dari divisi Edukasi Green Moluccas.

“Pesan dalam puisi yang mempertanyakan kemanusian manusia dalam memperlakukan alam semesta yang telah banyak mengalami kerusakan menjadi catatan penting”, tegas Tasya.

Ia mengaku pada dua kegiatan sebelumnya, Kewang Remaja Green Moluccas juga tampil membawakan tuturan bertema Peran Kewang dan Dusun yang juga berhasil memukau.

“Untuk kepentingan pemulihan lingkungan hidup, sangat dibutuhkan kerjasama dan kolaborasi dari banyak pihak. Kami selalu terbuka untuk hal itu. Baik bersama Sinode GPM maupun pihak lain”. Kata Irene menambahkan. (KPL)

Berita Terkini

Pesan Mengharukan Briptu Elizer ke Istri Sebelum Ditemukan Tewas Gantung Diri

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Seorang Anggota Satlantas Polres Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku Briptu EB (28) alias Elizer ditemukan tewas diduga bunuh...

Berita Terkait