Korupsi Dana Pembebasan Lahan, Raja dan 2 Anggota Saniri Negeri Tawiri Ditetapkan Jadi Tersangka

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID –Raja Negeri Tawiri Kecamatan Teluk Ambon, JNT dan mantan raja Tawiri JST ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Kejaksaan Tinggi Maluku, Jumat (25/6/2021).

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyalahgunaan dana pembebasan lahan pembangunan dermaga dan sarana prasarana Lantamal Ambon  tahun 2015.

Dalam kasus itu, dua anggota saniri negeri atau badan permusyawaratan desa juga ikut ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya yakni  JRT dan JRS.

“Hari ini ada empat orang yang ditetapkan sebagai tersangka  yakni saudara JNT, JST, JRT  dan JRS,”ungkap Kasipenkum dan Humas Kejati Maluku, Wahyudi Kareba kepada waratwan di Ambon, Jumat (25/6/2021).

Wahyudi menyebutkan, penetapan empat tersangka dilakukan setelah penyidik melakukan serangkaian pemeriksaan dan mengantongi  sejumlah bukti dan hasil audit keruditetagian negara, dari BPKP Maluku.

“Kerugian Negara dalam kasus ini sesuai hasil audit itu mencapai Rp 3,8 miliar,” ujarnya.

Menurutnya, dari alat bukti dan keterangan sejumlah saksi, empat tersangka ini dinilai yang paling bertanggungjawab atas penyimpangan anggaran pembebasan lahan tersebut.

“Sesuai hasil pemeriksaan saksi-saksi keempat ini yang paling bertanggungjawab dalam kasus ini,” ujarnya.

Kasus dugaan korupsi anggaran pembebasan lahan dermaga Lantamal Ambon ini masuk ke ranah hukum setelah salah satu anggota BPD Negeri Tawiri melaporkan kasus tersbeut ke Kejaksaan Tinggi Maluku pada tahun lalu.

Baca Juga :   Sebelum Jadi Tersangka Kadis LH Usul Pensiun Dini, Wali Kota: Dia Sudah Feeling

Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, namun keempat orang tersebut tidak di tahan oleh kejaksaan. Wahyudi mengaku pihahknya akan mengagendakan pemeriksaan bagi para tersangka terlebih dahulu.

“Belum ditahan, nanti diperiksa dulu,” ujarnya. (KPL)

Baca Juga :   Kasus Dugaan Korupsi Belanja Langsung di SBB, 13 Saksi Diperiksa Termasuk Sekda
Korupsi Dana Pembebasan Lahan, Raja dan 2 Anggota Saniri Negeri Tawiri Ditetapkan Jadi Tersangka

Berita Terkini

Pertamina Resmikan SPBU Kompak BBM Satu Harga di Kampung Baad Merauke

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Sebagai upaya untuk memberikan kemudahan akses masyarakat Kampung lokal Papua dalam mendapatkan energi yang berkualitas, PT Pertamina (Persero) dan...

Berita Terkait