Kembalikan Semangat Anak-anak, Relawan Psiko Sosial Bikin Trauma Healing di Haya

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO,ID– Puluhan anak di Desa Haya, Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah, hingga kini masih mengalami gangguan psikologi pasca gempa magnitudo 6.1 mengguncang daerah mereka, di Tehoru dan Telutih, Rabu (16/6/2021).

Anak-anak yang saat ini hidup di tenda-tenda pengungsian, seperti di Gunung Hahan dan beberapa tempat lain, belum mau kembali ke rumah-rumah mereka lantaran masih takut terjadi gempa susulan.

Untuk mengembalikan semangat mereka seperti sediakala, Tim Relawan Psiko Sosial menggelar trauma healing. Trauma helaing ini dilakukan di kawasan Gunung Hahan, tempat warga mengungsikan diri.

“Anak-anak punya trauma sangat luar biasa. Rata-rata anak di sini takut ketika terjadi gempa, dan itu berlangsung hingga pasca gempa,” ungkap Cantika, Relawan Psiko Sosial kepada Kampiun.co.id, Minggu (20/6/2021).

Cantika mengaku, akibat gempa yang melanda perkampungan mereka, anak-anak tersebut kini tertutup, bahkan enggan main ke tempat-tempat yang jauh.

Dia berharap, trauma healing tersebut dapat mengembalikan atau memulihkan semangat anak-anak di desa setempat.

“Sudah 3 hari kami di sini. Kami melihat anak-anak sangat tertutup, bahkan enggan main jauh. Penyebabnya karena gempa mengguncang wilayah mereka,” katanya.

Baca Juga :   Masuk Musim Penghujan, Pengungsi Gempa Butuh Tenda, Selimut dam Kain Sarung

Sehingga itu, kata dia, kehadiran Tim Psiko Sosial di Desa Haya untuk mencover trauma mereka, serta memberikan wadah bermaian, agar melupakan kejadian traumatika yang terjadi. (DBA)

Baca Juga :   PMII Ambon Bantu Mahasiswa Tehoru-Telutih Galang Dana
Kembalikan Semangat Anak-anak, Relawan Psiko Sosial Bikin Trauma Healing di Haya

Berita Terkini

Pertamina Resmikan SPBU Kompak BBM Satu Harga di Kampung Baad Merauke

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Sebagai upaya untuk memberikan kemudahan akses masyarakat Kampung lokal Papua dalam mendapatkan energi yang berkualitas, PT Pertamina (Persero) dan...

Berita Terkait