Kemarin ‘Hogor’ Waratwan Saat Meliput, Hari Ini RR Puji Pers Sebagai Mitra DPRD

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Richard Rahakbauw telah menyampaikan permohonan maaf kepada insan pers terkait aksi intimidasi yang dilakukannya terhadap seorang jurnalis tribunambon saat rapat di komisi III, Jumat 4/6/2021).

Perminataan maaf itu disampaikan RR sapaan akrab Richard Rahakbauw kepada waratwan di Ambon, Sabtu (5/6/2021).

“Pertama, saya meminta maaf kepada teman-teman pers, karena memang kemarin saya berbuat salah menghentikan kerja dari salah satu rekan jurnalis yang sedang meliput kegiatan Komisi III DPRD Provinsi Maluku,” kata RR di Ambon, Sabtu (5/6/2021).

Menurut RR, kejdian itu berlangsung secara spontan saat salah satu anggota Komisi III, Ayu Hindun Hasanussi menyampaikan interupsi agar sebaiknya kegiatan tersebut tidak diliput wartawan.

Meski begitu ia tidak mau menyalahkan siapapun termasuk juga wartawan yang mengambil video saat kegiatan itu berlangsung.“Ini kesalahan saya,” ujarnya.

RR mengaku ia melakukan hal itu karena kesalahannya sendiri. Ia juga mengakui bahwa tidak mengetahui saat itu ada wartawan yang meliput sebab saat itu tidak ada waratwan yang menggunakan kartu identitas saat itu.

“Saya juga berpikir, ini wartawan atau bukan, karena tidak menggunakan kartu pers, walaupun ada yang meyakinkan bahwa itu wartawan. Kan kalau wartawan meliput, dia harus menggunakan kartu pers DPRD, sehingga kita bisa mengenal,” katanya.

Baca Juga :   Intimidasi Jurnalis Bukan Saja Preseden Buruk, Melainkan Membunuh Ruang Demokrasi

Ia pun meminta kedepan agar wartawan yang meliput di DPRD Maluku agar sebaiknya mengenakan katru identitasnya.

RR juga membantah adanya pemberitaan yang menyebut bahwa ia telah mengusir wartawan dari ruangan rapat. Menurutnya selama ini DPRD tidak pernah melarang waratwan untuk meliput apalagi mengusir waratwan dari kantor DPRD Maluku.

Ia lantas menambahkan bahwa pers merupakan garda terdepan untuk menyampaikan aspirasi masyarakat. Pers juga telah berperan penting untuk menyosialisasikan berbagai program dan kinerja DPRD Provinsi Maluku dalam rangka memperjuangkan kepentingan rakyat.

Baca Juga :   Intimidasi Jurnalis Bukan Saja Preseden Buruk, Melainkan Membunuh Ruang Demokrasi

“Jadi sekali lagi saya memohon maaf kepada rekan-rekan media semua,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, seorang jurnalis tribunambon.com, Mesya Marasabessy yang sednag meliput jalannya rapat di ruang komisi III DPRD Maluku dibentak dan diintimidasi oleh Ketua Komisi III DPRD Maluku, Richard Rahakbauw, Jumat kemarin (4/6/2021).

RR bahkan meminta jurnalis tersebut untuk menghapus video dari hanphonenya. Untuk memastikannya, RR bahkan meminta salah satu pegawai untuk memeriksa hanphone Mesya.

Terkait kejadian itu, dua organisasi profesi yakni Aliansi Jurnalis Indepeneden (AJI) Ambon dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Maluku langsung menyampaikan kecamannya.

Kedua organisasi ini menilai tindakan RR telah menyalahi ketentuan undang-undnag Nomor 40 tahun 1999 tentang kebebasan pers.

Selain dari AJI dan IJTI, kecaman terhadap perbuatan RR juga dating dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers Ambon.

LBH Pers Ambon bahkan meminta agar RR diperiksa oleh badan kehormatan dewan. (KPL)

Kemarin 'Hogor' Waratwan Saat Meliput, Hari Ini RR Puji Pers Sebagai Mitra DPRD

Berita Terkini

Pasukan Lapis Kedua Italia Tundukkan Wales di Olimpico Roma

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Italia kembali memetik kemenangan kala bersua Wales di matchday ketiga Euro 2020 yang berlangsung di Stadio Olimpico, Roma, Italia,...

Berita Terkait