Kasus Dugaan Korupsi Belanja Langsung di SBB, 13 Saksi Diperiksa Termasuk Sekda

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Kasus dugaan korupsi anggaran belanja langsung di Sekretariat Daerah Kabupaten Seran Bagian Barat (SBB), Maluku senilai Rp 18 miliar telah masuk pada tahap penyidikan.

Kasus yang menyerat nama Sekretaris Daerah SBB, Masnyur Tuharea ini pun masih terus ditangani oleh Kejaksaan Tinggi Maluku.

Sejauh ini sejumlah saksi telah dimintai keterangannya termasuk Mansyur Tuharea. Sayangnya Kejati Maluku belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.

“Belum ada tersagka. Kita masih fokus pemeriksaan saksi dulu,” ungkap Asisten Intelejen Kejati Maluku, Muji Maŕtopo kepada wartawan, Minggu (6/6/2021).

Dia mengungkapkan penetapan tersangka dalam kasus itu kemungkinan baru dapat dilakukan setelah seluruh saksi dimintai keterangan dan perhitungan kerugian dari Badan pemeriksa Keungan dilakukan.

“Untuk belanja Sekda masih tahap pemeriksaan saksi, penyidik masih memerlukan pemeriksaan saksi, nanti baru perhitungan kerugian keuangan negara, setelah itu baru penetapan tersangka,” terangnya.

Nama Mansyur Tuharea terseret dalam kasus ini lantaran kapasitasnya sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). Selain Mansyur, dua mantan Bendahara Setda Kabupaten SBB, Petrus Eroplei dan terdakwa Rio Khormain ikut diperiksa.

Sejauh ini sudah sebanyak 13 orang yang diminta keterangan terkait kasus tersebut.

Kasipenkum dan Humas Kejati Maluku, Wahyudi sebelumnya mengatakan Sekda Mansyur Tuharea telah menjalani pemeriksaan sejak Fabruari lalu.

Baca Juga :   Buron 3,5 Tahun, Teripdana Korupsi Dana Makan Minum DPRD Tual Ditangkap di Depok

“Sekda sudah diperiksa sejak awal lebaran lalu. Diperiksa masih sebagai saksi,” kata Wahyudi.

Wahyudi menyebut, kasus tersebut masih dalam rangkaian penyidikan oleh penyidik, sehingga status tersangka belum dapat diumumkan.
“Tersangka belum. Masih proses penyidikan,” ujarnya. (KPL)

Baca Juga :   Korupsi Dana Pembebasan Lahan, Raja dan 2 Anggota Saniri Negeri Tawiri Ditetapkan Jadi Tersangka

Berita Terkini

Pratu BK yang Pukul KO 2 Polisi di Pos Mutiara Itu Petinju?, Ini Penjelasan Kodam

Oknum TNI yang Berkelahi dengan Polisi Dibilang Petinju, Begini Penjelasan Kodam Pattimiura AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Sejumlah foto dan video Pratu BK, oknum TNI...

Berita Terkait