Jukir Akan Dilatih Biar Profesional, Kadishub: Kedepan tidak Boleh lagi Pakai Celana Pendek

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Pemerintah Kota Ambon akan menggelar pelatihan untuk para juru parkir di Kota Ambon. Untuk pelatihan tersebut, Dinas Perhubungan menyiapkan anggaran sebesar Rp 90 juta.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon, Robby Sapulette menjelaskan pelatihan bagi juru parkir (jukir) di Kota Ambon bertujuan untuk membekali para jukir agar lebih professional dalam bekerja khususnya untuk menggunakan alat penghitung waktu yang telah disediakan.

“Pelatihan akan dilakukan agar jukir lebih professional lagi, jadi kedepan itu jukir tidak boleh lagi pakai celana pendek, pakai sandal apalagai tidak menggyunakan atribut parkir,” kata Robby kepada waratwan, Selasa (2/6/2021).

Ia tidak menjelaskan kapan pelatihan tersebut akan dilakukan, namun ia memastikan seluruh jukir akan mengikut pelatihan tersebut.

Di berharap dengan pelatihan tersebut ada perubahan perilaku para jukir, sehingga masyarakat dapat merasakan kenyamanan dari pelayanan para jukir tersebut.

“Anggaran pelatihannya itu Rp 90 juta. Kita berharap jukir bisa meberikan pelayanan terbaik sehingg merasakan merasa nyaman, ” katanya.

Dia mengaku sejak retribusi tariff parkir baru diberlakukan khususnya untuk daerah strategis, Dinas Perhubungan telah menyediakan 30 unit alat untuk menghitung biaya parkir per jam di lima jalan yang masuk zona prioritas.

Baca Juga :   Ganti 3 Traffic Light yang Rusak, Dishub Ambon Sediakan Dana Rp 200 Juta

Dengan alat itu kata dia perhitungan waktu parkir tidak akan meleset. Saat ini pihaknya telah membagikan alat tersebut kepada para jukir untuk menjalankan tugasnya.

“Nanti ada pendampingan dari supervisor untuk bagaimana memakai alat tersebut,” ujarnya. (KPL)

Baca Juga :   Ganti 3 Traffic Light yang Rusak, Dishub Ambon Sediakan Dana Rp 200 Juta

Berita Terkini

Guru SD di Buru Selatan Perkosa Cewek ABG, Setelah Pergoki Korban Lagi Begituan Sama Pacarnya

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-LOS, seorang oknum guru sekolah dasar (SD) di Kecamatan Waesama, Kabupaten Buru Selatan, Maluku dilaporkan ke polisi karena diduga...

Berita Terkait