IAIN Ambon Kembali Jalani Asesmen dari Tim BAN-PT

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID– Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon, kembali menjalani Asesmen Lapangan (AL). Sebelumnya 5 tahun lalu, mereka juga pernah menjalani asesmen.

Asesmen kali ini dilaksanakan secara online atau virtual zoom oleh empat Asesor dari Badan Akreditasi Perguruan Tinggi (BAN-PT), masing-masing Prof. Dr. H. Muslim, dari Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Prof. Dr. Muslimin Ibrahim Universitas Negeri Surabaya, Dr. Suhanan DEA Universitas Gadjah Mada dan Dr. Darwis Said Universitas Hasanuddi Makassar.

Meski dilakukan secara online, penilaiannya tetap sesuai standar yang sudah ditetapkan oleh BAN-PT secara nasional. AL secara daring yang diikuti seluruh unsur pimpinan di lingkup IAIN Ambon ini, digelar Senin hingga Selasa (22/6/2021) hari ini.

Rektor IAIN Ambon, Dr. Zainal Abidin Rahawarin mengungkap, kepemimpinannya sudah berjalan sejak enam bulan lalu. Di mana, pada kepemimpinan baru ini, ia dihadapkan dengan beberapa program penting dalam pengembangan IAIN Ambon.

Dia mengatakan, selain akreditasi dan re-akreditasi seluruh program studi, juga dilakukan akreditasi institut. Beberapa bulan lalu, kata dia, telah dilangsungkan asesmen lapangan terhadap beberapa program studi di lingkup IAIN Ambon.

Dari proses itu, tiga program studi yakni, Perbandingan Madzhab, Hukum Pidana Islam dan Pendidikan Agama Islamberhasil memproleh nilai Akreditasi A.

Baca Juga :   Mahasiswa IAIN Demo Tuntut Percepat Mubes Dema

Rector juga mengatakan, selain konsen untuk peningkatan pembangunan sarana dan prasarana, mutu pelayanan dan sumber daya manusia, IAIN Ambon juga kini tengah fokus membenahi sistem pelayanan dan administrasi untuk menjemput transformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Ambon.

Di mana, beberapa syarat administrasi yang wajib dipenuhi, seperti program studi dengan akreditasi A, telah digkantonginya.

“Jadi masa kepemimpin saya ini, syarat-syarat tersebut telah kita penuhi. Sudah ada tiga program studi dengan nila akreditas A,” katanya.

Baca Juga :   Mahasiswa IAIN Demo Tuntut Percepat Mubes Dema

Persyaratan lainnya yang sudah disiapkan, kata Rektor, yakni penambahan program studi magister. Saat ini, sudah masuk dalam tahapan pengusulan ke Kementerian Agama RI, dan hanya menunggu hasil dari pengusulan tersebut.

Rektor berharap, AL dapat berjalan secara baik dan lancar hingga selesai. Sehingga, nilai yang diperoleh dapat memudahkan seluruh proses transformasi menjadi Universitas Islam Negeri nantinya.

Sebab, transformasi ke UIN merupakan yang pertama di wilayah Indonesia Timur. Dan sekaligus akan menjadi pusat pengembangan pengetahuan serta pendidikan baik di wilayah Maluku khususnya, maupun wilayah Indonesia Timur.

Sebab itu, Rektor berharap seluruh civitas akademika IAIN Ambon dapat terlibat secara maksimal untuk sama-sama mensukseskan AL ini, agar berjalan lancar dan sesuai yang sudah direncanakan.

Asesor BAN-PT, Prof. Dr. Muslimin menjelaskan, kehadiran mereka dalam kegiatan ini bukan mewakili institusinya masing-masing, tapi merupakan tim yang ditugaskan dari BAN-PT untuk memeriksa isi dokumen akreditasi yang telah diajukan oleh IAIN Ambon.

“Pemeriksaan dan verifikasi mencakup seluruh isi dokumen borang IAIN Ambon, apakah sudah sesuai atau belum,” katanya dalam sambutannya.

Menurut dia, proses ini tentu akan berjalan lancar dengan dukungan dari semua pihak yang ikut dalam pelaksanaan AL daring ini. Sebab, baik dirinya, peserta AL, maupun tiga rekannya tidak dalam satu lokasi yang sama, sehingga membutuhkan dukungan secara maksimal agar verifikasi dapat berjalan dengan lancar, dan sesuai harapan semua pihak.

Baca Juga :   Mahasiswa IAIN Demo Tuntut Percepat Mubes Dema

Ia mengakui, terkait kelancaran kegiatan ini, mereka telah mendapatkan dokumen yang dikirim oleh pihak IAIN Ambon. Sehingga itu mereka dating untuk verifikasi.

“Agenda lainnya yang dilaksanakan kemarin, yakni wawancara terhadap para pimpinan, pengguna, dosen maupun para alumni,” katanya.

Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Ambon, Dr. Abidin Wakano, sekaligus Ketua Tim AL mengakui, untuk borang dan tim, terpusat di Ruang Aula Lt III Rektorat IAIN Ambon, dengan mengutamakan protokol kesehatan Covid-19. AL secara daring ini melibatkan seluruh satuan di lingkup IAIN Ambon.

Baca Juga :   Mahasiswa IAIN Demo Tuntut Percepat Mubes Dema

Abidin menjelaskan, sedianya pengajuan proses AL ke BAN-PT sedianya telah dikirim sejak Tahun 2019. Agenda ini kemudian tertunda karena negara dilanda wabah Covid-19 hingga saat ini.

AL secara daring ini, kata Abidin, mengikuti standar terbaru dengan sembilan kriteria, meliputi visi, misi, tujuan dan strategi. Tata pamong, tata kelola dan kerja. Mahasiswa, sumber daya manusia, pendidikan, keuangan dan sarpras, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga iuran pencapaian tridarma.

“Kita semua berharap proses ini berjalan lancar dan sesuai dengan target yang sudah ditetapkan. Untuk dokumen, kita sudah mengirimkan kepada Tim Asesor. Selanjutnya, proses verifikasi dokumen dan penilaian akhir, kita kembalikan ke bapak-bapak Asesor dengan besar harapan, mendapatkan nilai yang maksimal,” singkat Abidin. (DAB)

IAIN Ambon Kembali Jalani Asesmen dari Tim BAN-PT

Berita Terkini

Anggap Kedes Meyano Langgar Aturan, Fatlolon : Tersangka Korupsi Malah Dipertahankan

AMBON, KAMPIUN.CO.ID – Pelajar asal Desa Meyano Das, Kecamatan Kormomolin, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Alfin Fatlolon, angkat bicara terkait proses...

Berita Terkait