Hari ini Pasar Mardika Dibongkar, Pedagang: Belum, Tidak Ada Surat Pemberitahuan

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Aktivitas pedagang di pasar Mardika kota Ambon hari ini, Kamis (10/62021) terpantau ramai lancar.

Aktifitas para pedagang ini terlihat berlangsung normal ditengah rencana pembongkaran sejumlah lapak pedagang di kawasan pasar Mardika oleh Pemerintah kota Ambon yang jadwalnya dimulai hari ini 10 Juni 2021.

Pantauan Kampiun.co.id di lokasi pasar terlihat warga tengah menyesaki pasar untuk berburu kebutuhan ekonomi. Tidak ada tanda-tanda yang menunjukan adanya aktifitas pembongkaran di pasar itu, para pedagang pun terlihat menggelar dagangan di tiap-tiap lapak mereka.

Salah seorang pedagang Nurdin mengaku jika dirinya belum tahu jika hari ini ada rencana dimulainya pembongkaran lapak pasar mardika, sebab sejak aksi demo kemarin yang berlangsung di kantor walikota Ambon belum ditemukan kesepakatan antara para pedagang dengan Pemkot terkait lokasi sementara yang akan ditempati para pedagang sambil menunggu revitalisasi pasar Mardika.

“Kami balum dengar, waktu demo kemarin ada kesepakatan bawa nanti pemerintah mencari solusi di kawasan pantai losari karena tidak ada pedagang yang mau pindah ke passo, “ungkapnya.

Kata dia, kalaupun akan ada pembongkaran, mestinya ada surat pemberitahuan kedua serta kesepakatan tentang lokasi sementara yang akan ditempati oleh mereka.

Baca Juga :   Harga Sayur Mayur di Pasar Mardika Kota Ambon Beranjak Naik

“Seluruh pedagang bersatu tidak akan pindah ke passo biasanya kalau surat tidak jadi maka ada surat pemberitahuan ke dua, jadi sampai sekarang belum ada surat pemberitahuan kedua itu, “ungkapnya.

Senada dengan itu pedagang lainnya Irsan mengaku jika berjualan di passo akan menurunkan jumlah pendapatan mereka karena jaraknya jauh dari pusat kota

“Kalau di passo jualannya tidak bisa laku, pedagang yang di passo jam 10 pagi saja sudah sepi apalagi ribuan pedagang mau kesana, yang pertama karena jauh, ” pungkasnya.

Baca Juga :   Harga Sayur Mayur di Pasar Mardika Kota Ambon Beranjak Naik

Tambahnya lagi jika kebijakan ini hanya akan merugikan banyak orang, selain pedagang masyarakat yang ingin berbelanja kebutuhan pun pasti kesulitan dengan akses yang jauh.

” Contoh saja orang dari kusu-kusu mau ke pasar Passo harus naik angkot empat kali, ini kan bikin susah namanya, ” tegasnya. (Agus)

Berita Terkini

2 Bocah di Ambon Tersert Banjir di Sungai, Satu Korban Hilang

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Dua bocah di kawasan Ahuru, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon terseret banjir di sungai saat hujan lebat mengguyur...

Berita Terkait