Hadang Pembongkaran Lapak, Pedagang Pasar Mardika Blokade Jalan

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Pembongkaran lapak pedagang di Pasar Mardika, Kecamatan Sirimau, Ambon mendapat perlawanan dari ratusan pedagang, Kamis (24/6/2021).

Para pedagang yang tidak terima lapak mereka dibongkar langsung melakukan aksi penghadangan. Para pedagang dibantu mahasiswa juga ikut memblokade jalan di kawasan tersebut untuk melawan aksi pembongkaran.

Akibat perlawnaan yang dilakukan itu, kericuhan pun tak dapat terhindarkan. Kericuhan mulai terjadi setelah puluhan petugas Satpol PP Pemkot Ambon dibantu aparat kepolisian dan TNI mulai memasuki pasar dan membongkar lapak pedagang.

Para pedagang yang tidak terima langsung menghadang petugas dan sebagian pedagang lainnya menghadang alat berat yang sedang merobohkan lapak-lapak di pasar tersebut.

Dalam aksi itu, Pemerintah Kota Ambon juga mengerahkan satu unit alat berat ke pasar untuk merobohkan setiap lapak di pasar tersebut.

Pembongkaran lapak juga dilakukan petugas Satpol PP dengan sejumlah peralatan seperti martil, linggis dan peralatan lainnya.

“Ayo kali keluar dari sini, bikin susah pedagang saja,” teriak para pedagang saat melakukan penghadangan.

Karena situasinya tidak lagi terkendali, petugas akhirnya menghentikan pembongkaran lapak selanjutnya berdialog dengan para pedagang.

Dalam dialog tersebut, para pedagang menolak secara tegas aksi para petugas Satpol PP yang membongkar lapak-lapak mereka. Para pedagang juga menolak keputusan pemerintah Kota Ambon yang akan memindahkan mereka ke Pasar Transit Passo, Ambon.

Baca Juga :   Kasus Pembobolan BNI Ambon, Kejari Selamatkan Uang Hasil Korupsi Senilai Rp 2,6 Milliar untuk Negara

“Kami menolak pembongkaran lapak. Kami juga tolak dipindahkan ke Pasar Transit Passo,” kata Ali salah satu pedagang.

Para pedagang menyayangkan keputusan pemkot Ambon untuk memindahkan mereka ke Pasar Transit Passo. Para pedagang menilai keputusan itu sangat merugikan mereka, sebab pasar yang disediakan itu sangat sepi pengunjung dan jauh dari pusat kota Ambon.

Baca Juga :   Ratusan Rumah Warga di SBT Terancam Porak-poranda Disapu Gelombang

“Kita mau dapat apa di Pasar Transit Passo, paling-paling kita rugi setiap hari,” kata pedagang lain.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan kota Ambon John Slarmanat mengaku sebelum pembongkaran dilakukan, pihaknya telah menyampaikan pemberitahuan melalui surat edaran kepada para pedagang.

“Jadi sudah diberitahukan sejak awal,” katanya.

Penertiban Pasar Mardika Ambon dilakukan Pemkot Ambon untuk merevitalisasi pasar tersebut lantaran kondisi pasar itu sudah tidak layak lagi. Sebagian pedagang telah membongkar lapaknya sendiri, namun sebgian pedagang terus melakukan penolakan.

Para pedagang yang menolak pembongkaran itu tidak terima karena mereka akan dipindahkan ke pasar Transit Passo. (KPL)

Hadang Pembongkaran Lapak, Pedagang Pasar Mardika Blokade Jalan

Berita Terkini

Anggap Kedes Meyano Langgar Aturan, Fatlolon : Tersangka Korupsi Malah Dipertahankan

AMBON, KAMPIUN.CO.ID – Pelajar asal Desa Meyano Das, Kecamatan Kormomolin, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Alfin Fatlolon, angkat bicara terkait proses...

Berita Terkait